Markthal (bahasa Indonesia: [Aula Pasar] Galat: {{Lang}}: text has italic markup (bantuan)) adalah sebuah bangunan tempat tinggal dan perkantoran dengan aula pasar di bawahnya, yang terletak di Rotterdam.[7] Bangunan ini diresmikan pada 1 Oktober 2014 oleh Ratu Máxima dari Belanda.[8] Selain aula pasar yang besar, kompleks ini memiliki 228 apartemen, 4.600 m² ruang ritel, 1.600 m² area horeca, dan garasi parkir bawah tanah dengan 4 lantai yang memiliki kapasitas lebih dari 1.200 mobil.[9]
Arsitektur
Markthal dirancang oleh firma arsitektur MVRDV. Bangunan batu alam berwarna abu-abu ini memiliki struktur melengkung seperti tapal kuda. Bangunan ini memiliki fasad kaca di kedua sisinya; fasad tersebut terdiri dari jendela-jendela kaca kecil. Jendela-jendela kecil ini sebagian besar berbentuk persegi dan lebarnya sekitar 1.485 milimeter. Semua jendela ini digantung pada struktur kabel baja setinggi 34 meter dan selebar 42 meter, yang menjadikannya struktur fasad kaca dengan kabel terbesar di Eropa. Setiap fasad memiliki 26 kabel vertikal dan 22 kabel horizontal. Fasad ini dirancang dan dipasang oleh Octatube.[10]
Karya seni
Bagian dalam bangunan dihiasi dengan karya seni seluas 11.000 m² oleh Arno Coenen dan Iris Roskam,[11] yang diberi nama Hoorn des Overvloeds (Tanduk Kelimpahan). Karya seni ini menampilkan buah-buahan, sayuran, biji-bijian, ikan, bunga, dan serangga dalam ukuran yang sangat besar.[12]
Karya seni ini terpilih dari 9 kandidat internasional.[13] Pembuatan karya ini menggunakan teknik digital 3D. Berkas digital raksasa seberat 1,47 terabyte ini membutuhkan server khusus yang juga digunakan oleh Pixar Studios untuk membuat film animasi.[14] Animasi 3D digital tersebut dibagi menjadi 4.000 bagian dan kemudian dicetak pada panel aluminium berlubang.[15] Ke-4.000 panel aluminium tersebut kini terpasang di bagian dalam aula. Segera setelah pembukaannya pada tahun 2014, karya seni ini mendapat banyak perhatian dari seluruh dunia.[16][17][18] Beberapa orang menyebutnya sebagai karya seni terbesar di dunia atau Kapel Sistina-nya Rotterdam.[13]
Situs arkeologi
Situs pertanian yang terkubur di lokasi pembangunan Markthal, 2010.
Markthal dibangun di atas desa abad ke-14 yang terkubur di Polder Westnieuwland. Polder ini dikelilingi oleh air dan tanggul untuk melindungi daerah tersebut selama air pasang.[19] Terdapat beberapa rumah dan peternakan di dalam polder ini, termasuk di lokasi tempat Markthal berdiri saat ini.
Selama pembangunan Markthal, sebuah peternakan dari abad ke-10 ditemukan pada kedalaman 7 meter di bawah tanah. Di dalam rumah tersebut terdapat dua tungku dan beberapa perapian. Peternakan ini merupakan bagian dari sebuah desa sebelum berdirinya Rotterdam, yang bernama Rotta, diambil dari nama sungai Rotte. Penduduk Rotta adalah petani, perajin, dan pedagang. Sebelumnya, sebuah pemukiman kecil dari abad keempat belas juga ditemukan di lokasi tersebut.[20]
Beberapa fondasi di lokasi kini dipamerkan di samping tangga utama di bawah Markthal.[21]
Fakta menarik
Garasi parkir 4 lantai di Markthal adalah yang terbesar di pusat kota Rotterdam.[22]
Markthal merupakan salah satu bangunan pertama di dunia yang dapat dilihat menggunakan teknologi realitas berimbuh (augmented reality).[23] Dengan menggunakan aplikasi UAR yang dibuat oleh NAi, pengguna dapat melihat model 3D dari bangunan ini dan bagaimana tampilannya akan terlihat.
Salah satu julukan yang mungkin untuk Markthal adalah Koopboog. Nama ini merujuk pada bentuk tapal kuda dari aula tersebut dan juga mengacu pada area Koopgoot yang terletak di dekatnya.[24][25]