Marie-Louise Dubreil-Jacotin (1905 - 1972) merupakan profesor matematika perempuan pertama di universitas di Prancis.[1]
Kehidupan awal dan pendidikan
Marie-Louise Jacotin dilahirkan pada tahun 1905. Pada tahun 1926, Jacotin diterima di École normale supérieure (rue d’Ulm) setelah memperoleh peringkat ketiga dalam ujian di jalur laki-laki.[1]
Pada tahun 1930, Marie-Louise Jacotin menikah dengan profesor matematika Universitas Nancy yang bernama Paul Dubreil. Mereka melakukan perjalanan ke Italia dan Jerman, lalu bertemu dengan Tullio Levi-Civita di Roma. Melalui pertemuan tersebut mendorong Marie-Louise Dubreil-Jacotin untuk menekuni bidang mekanika fluida. Pada tahun berikutnya di Göttingen, Dubreil bertemu dengan Emmy Noether dan diperkenalkan dengan aljabar modern.[1]
Pada 1934, Marie-Louise Dubreil-Jacotin memperoleh gelar doktor setelah mempertahankan disertasinya tentang penentuan ketat gelombang permanen periodik dengan amplitudo terbatas yang berjudul Sur la détermination rigoureuse des ondes permanentes périodiques d’ampleur finie. Ia juga mempublikasikan disertasinya di Journal de Mathématiques Pures et Appliquées.[1]
Karier
Setahun setelah menyelesaikan studi doktoralnya, Dubreil menjadi pengajar di Cours Peccot. Pada 1939, Dubreil mendapat kesempatan mengajar di Universitas Rennes. Ia juga mengajar di Lyon setahun berikutnya. Ia bergabung di Universitas Poitiers pada 1943. Kemudian, pada tahun 1956, ia menjadi wanita pertama yang diangkat menjadi profesor di Paris.[1]