Maria Stella Wynn, Lady Newborough (née Chiappini) (16 April 1773 – 23 December 1843) adalah seorang penulis memoar Italia yang mengklaim dirinya sebagai putri sah Louis Philippe II,Adipati Orleans. Ia merupakan istri kedua dari bangsawan Wales, Thomas Wynn, Baron Newboroughke-1, dan setelah kematiannya menikah dengan Baron Heinrich George Eduard von Ungern-Sternberg asal Estonia.[1]
Menurut pengakuannya, Raja Louis Philippe I bukanlah anak Philippe, Adipati Orléans, melainkan anak yang disubstitusi; ayah biologisnya adalah Lorenzo Chiappini, seorang konstel Modigliana di Emilia Romagna. Cerita ini menyebutkan bahwa pada 16 April 1773, ketika Adipati dan Duchess (istilah untuk istri adipati) of Orléans berada di Modigliana dengan menyamar sebagai Comte dan Comtesse de Joinville, sang duchess melahirkan seorang putri. Karena menginginkan putra untuk menjaga warisan Penthièvre, Duke diduga menyuap keluarga Chiappini untuk menukar bayi laki-laki mereka dengan bayi perempuan sang duchess.
Kehidupan
Maria Stella Petronilla Chiappini lahir dari keluarga Italia biasa pada tahun 1773, di sebuah kota kecil (yang kemudian menjadi kota) di Keharyapatihan Toskana bernama Modigliana, dekat Forlì. Menurut autobiografinya, ia diperlakukan kurang baik oleh ibunya, sementara saudara-saudaranya mendapat perhatian penuh. Setelah kematian ayahnya, yang menulis surat mengaku bahwa ia bukan ayah biologis Maria, Stella memahami perlakuan ibunya serta kebaikan Countess Camilla Borghi padanya. Ia kemudian terjun ke dunia teater di Florence,[2] tempat keluarganya menetap. Pada 10 Oktober 1786, pada usia 13 tahun, ia menikah dengan Thomas Wynn, 1st Baron Newborough, dan memiliki dua putra.
Pada 1821, setelah kematian ayah angkatnya, Maria menerima surat pengakuan dari ayah angkatnya yang menyatakan bahwa ia bukan anaknya. Surat tersebut menyebutkan, "Surga telah memperbaiki kesalahanku, karena kamu berada pada posisi yang lebih baik daripada ayahmu yang sebenarnya, meskipun ia memiliki pangkat hampir sama" (yaitu seorang bangsawan Prancis). Sejak saat itu, Maria Stella mendedikasikan waktu dan kekayaannya untuk menegaskan identitas dan asal-usulnya.[3]
Keberhasilan pertama Maria Stella adalah putusan pengadilan episkopal di Faenza pada tahun 1824, yang menyatakan bahwa Comte Louis de Joinville menukar putrinya dengan putra Lorenzo Chiappini, dan bahwa Demoiselle de Joinville dibaptis sebagai Maria Stella dengan pernyataan palsu bahwa ia adalah anak L. Chiappini dan istrinya. Penemuan bahwa Joinville adalah gelar dari keluarga Orléans, serta kemiripan nyata atau yang dibayangkan antara Louis Philippe dan Chiappini, meyakinkan Maria bahwa Adipati Orleans adalah orang yang menjadi alasan ia kehilangan hak kelahirannya, sebuah keyakinan yang diperkuat oleh kemiripan mencolok yang banyak orang lihat antara dirinya dan putri-putri keluarga Orléans.[4]
Artikel ini tidak memiliki konten kategori. Bantulah dengan menambah kategori yang sesuai sehingga artikel ini terkategori dengan artikel lain yang sejenis.