Margareta adalah anak seorang imam agama Romawi kuno di Antiokhia bernama Aedisius.[1] Ketika ibunya meninggal saat melahirkannya, Margareta dirawat oleh seorang wanita Kristen yang datang dari sebuah desa yang berjarak sekitar 12 kilometer dari Antiokhia. Tidak lama setelah Margareta memeluk kekristenan dan mengikrarkan kaul keperawanan, Margareta dibuang oleh ayahnya dan diadopsi oleh wanita Kristen tadi.[1] Margareta lalu melanjutkan hidup sebagai seorang gembala.[1]
Olybrius, gubernur Keuskupan Timur[en] Kekaisaran Romawi, bermaksud meminang Margareta sebagai istrinya dengan catatan Margareta harus meninggalkan kepercayaannya.[1] Namun, Margareta menolak, dan Olybrius membalas dengan menangkapnya dan menyiksanya dengan kejam.[1] Selama penyiksaan, banyak mukjizat yang terjadi. Salah satu di antaranya adalah kemunculan setan dalam bentuk naga yang menelan Margareta hidup-hidup. Margareta selamat sebab salib yang dibawanya membuat setan naga tersebut kepanasan. Karena tidak tahan dengan kegigihannya, Margareta akhirnya dipenggal oleh Olybrius dan tewas sebagai seorang martir.[1]
Referensi
12345678910Mgr. Nicolaas Martinus Schneiders, CICM, Orang Kudus Sepanjang Tahun, disunting oleh: Drs. Michael Benyamin Mali, Penerbit OBOR, cetakan ke-VII, bulan Mei 2004. Hlm. 356.
↑(Inggris)David Farmer. 1997. The Oxford Dictionary of Saints . New York: Oxford University Press. P. 142-143.