Margaret Elizabeth Thomas "Mardy" Murie atau yang biasa dikenal dengan nama Margaret Murie adalah seorang naturalis, konservasionis dan penulis asal Amerika.[1] Dijuluki "Nenek Gerakan Konservasi" oleh Sierra Club dan Wilderness Society[2]. Ia lahir pada 18 Agustus 1902 di Seattle, Washington, Amerika Serikat dan meninggal pada 19 Oktober 2003 di Moose, Wyoming. Sebagai seorang naturalis dan konservasionis, Murie tidak hanya berfokus pada penelitian dan penulisan, tetapi juga bergerak dalam advokasi untuk perlindungan alam. kontribusinya dalam mendirikan Arctic National Wildlife Refuge (ANWR) di Alaska, membuatnya dikenal dengan julukan nenek dari gerakan Konservasi.[3] Ia menikah dengan seorang ahli biologi di Fairbanks bernama Olaus Murie.[2]
Kehidupan pribadi dan aktivitas sosial
Setelah menetap di Jackson Hole, Wyoming, Murie aktif dalam kehidupan komunitas lokal. Ia pernah bertugas di dewan sekolah serta mendukung pengembangan pendidikan dan perpustakaan setempat. Bersama suaminya, ia juga terlibat dalam kegiatan sosial, termasuk menyelenggarakan acara bagi remaja di komunitas tersebut. [4]
Selama Perang Dunia II, Murie melakukan berbagai kegiatan sukarela, seperti menanam kebun sayur untuk mendukung upaya penggalangan dana. Ia juga mengelola usaha peternakan wisata, sementara suaminya menjalankan tugas sebagai kepala rumah sakit dan melanjutkan penelitian satwa liar di kawasan Yellowstone.[4]
Warisan dan Pengaruh
Setelah wafatnya Olaus Murie pada tahun 1963, Margaret Murie melanjutkan perjuangan konservasi yang telah mereka rintis. Kediaman mereka di Moose, Wyoming, menjadi pusat pertemuan bagi para pendukung gerakan konservasi. Tempat tersebut kemudian dikenal sebagai Murie Ranch dan ditetapkan sebagai distrik bersejarah nasional.[4]
Warisan pemikiran Murie menekankan pentingnya pelestarian ekosistem secara utuh serta hubungan antara manusia dan alam. Pengaruhnya terlihat dalam berbagai kebijakan konservasi di Amerika Serikat, termasuk perlindungan kawasan liar di Alaska. Hingga akhir hayatnya, ia tetap menjadi figur penting dalam gerakan konservasi dan menginspirasi generasi baru untuk menjaga kelestarian alam.[4]
Karya sebagai advokat, penasihat, dan konsultan alam liar
Margaret Murie memainkan peran penting dalam pengembangan ilmu dan kebijakan konservasi, khususnya dalam perlindungan kawasan alam liar di Alaska. Melalui penelitian lapangan bersama suaminya, Olaus Murie, ia turut menunjukkan bahwa satwa besar seperti karibu membutuhkan wilayah luas yang tidak terganggu untuk dapat bertahan hidup, yang kemudian menjadi dasar pendekatan konservasi berbasis ekosistem.[5]
Kontribusi Murie juga berpengaruh dalam pembentukan kebijakan konservasi di tingkat nasional. Studi yang ia lakukan bersama Olaus membantu memberikan landasan bagi pengesahan Undang-Undang Konservasi Alam Liar Amerika Serikat pada tahun 1964, yang menetapkan jutaan hektare lahan sebagai kawasan lindung.[5] Selain itu, ia turut berperan dalam mendorong pengesahan Alaska National Interest Lands Conservation Act (ANILCA) pada tahun 1980, yang menetapkan batas berbagai taman nasional dan lahan federal di Alaska, sekaligus memperluas perlindungan kawasan alam liar serta mengakui hak masyarakat asli Alaska atas pemanfaatan lahan.[5]
Setelah kematian suaminya pada tahun 1963, Murie melanjutkan upaya konservasi melalui berbagai bentuk advokasi. Ia aktif menulis, memberikan kesaksian di hadapan Kongres, serta bekerja sebagai konsultan bagi sejumlah organisasi konservasi. Melalui peran tersebut, ia berkontribusi dalam memperkuat kebijakan konservasi serta memperluas perlindungan terhadap ekosistem alam liar di Amerika Serikat.[5]
Buku dan artikel
Two in the Far North adalah sebuah memoar yang diterbitkan pada 1962. Memoar ini mengisahkan riwayat awal Murie, pernikahan, dan perjalanan penelitiannya di Alaska. Pada 1966, Murie menerbitkan Wapiti Wilderness dan karya lainnya yang berjudul Island Between pada 1977. Pada 1999, sebuah film dokumenter berjudul Arctic Dance dibuat untuk mengenangnya.[6]
Penghargaan
Pada tahun 1980, Murie menerima Medali Audubonyang diberikan oleh National Audubon Society.[7] Penghargaan ini mencerminkan kontribusi Murie dalam mengadvokasi perlindungan alam liar dan hak-hak satwa di Amerika Serikat, terutama dalam perjuangannya untuk mendirikan Arctic National Wildlife Refuge (ANWR).Pada tahun 1983, Murie menerima Penghargaan John Muir, yang diberikan oleh Sierra Club, organisasi pelestarian alam yang didirikan oleh John Muir, salah satu pelopor konservasi di Amerika.[8] Pada tahun 1986, Murie dianugerahi Penghargaan Konservasi Robert Marshall oleh Wilderness Society.[7] Penghargaan ini mengakui pengaruh besar Murie dalam gerakan konservasi, terutama di Alaska. Pada tahun 1998, Murie menerima Presidential Medal of Freedom,[9] yang merupakan penghargaan sipil tertinggi yang dapat diberikan oleh pemerintah Amerika Serikat.Menjelang ulang tahunnya yang ke-100 pada tahun 2002, Murie menerima Penghargaan Konservasionis Tahun Ini JN Ding Darling dari National Wildlife Federation.