Marcel Mauss adalah seorang filsufPrancis pada abad 20, salah satu penginspirasi gerakan strukturalisme.[1] Teori utama dari Mauss adalah mengenai pertukaran hadiah di dalam masyarakat yang disebut sebagai masyarakat kuno.[1] Teori Mauss lebih banyak terkait dengan teknik tentang tubuh.[1]
Marcel Mauss adalah keponakan dari Emile Durkheim.[1] Seperti pamannya, ia tumbuh di lingkungan Yahudi Ortodoks.[1] Ia banyak belajar bahasa; Yahudi, Yunani, Latin, Iran Kono di École pratique des hautes études (EPHE) tempat ia mengajar sejarahagama-agama masyarakat yang kurang beradab.[1] Ia pernah mendapat penghargaan dan dua medali karena keberaniannya menjadi ahli bahasa sukarela dalam lingkungan tentara Inggris pada Perang Dunia I.[1] Hal inilah yang menginspirasinya untuk meneliti teknik tubuh.[1] Ia juga akrab dengan aspirasi sosial, dengan karya-karya Picasso dan Debussy, ia selalu terbuka dengan pemahaman baru tentang bentuk-bentuk sosial dan kultural.[1]
Dua teori tentang sosial dan tubuh bagi Mauss tidak bisa dipisahkan.[2] Mauss mengamati setiap gerakan tubuh yang selalu berkaitan, seperti halnya manusia yang tidak terpisah dengan masyarakatnya.[2] Pemisahan yang terjadi antara anggota tubuh sama bahayanya dengan pemisahan manusia dengan masyarakatnya.[2] Di sini, ilmu antropologi selalu terkait dengan sosiologi.[2]
referensi
123456789(Inggris) John Lechte., 50 Filsuf Kontemporer - dari Strukturalisme sampai Postmodernitas, Yogyakarta, Kanisius, 2001
1234(Inggris)Micke Grene dalam buku Marcel Mauss., The nature of sociology: two essays, US: Durkheim Press, 2005