Mansuetus Centis da Lopez (lahir di Ragaregong, Pulau Flores, NTT, (19 Februari 1938) adalah seorang politikus, pendidik, dan organisator Indonesia. Ia dikenal sebagai anggota Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR-RI) yang mewakili Irian Jaya selama empat periode (1971–1987) dari Fraksi Karya Pembangunan (Golkar). Selain berkiprah di parlemen, ia aktif dalam bidang pendidikan, organisasi kemasyarakatan, dan pembangunan di Papua.[1]
Mansuetus Centis da Lopez
Lahir
1938-02-19 Ragaregong
Meninggal
2014-08-04
Pendidikan
Universitas Katolik Widya Mandala
Organisasi
Pemuda Katolik Republik Indonesia
Komite Pemuda Nasional Indonesia
Partai politik
Golongan Karya
Anak
2
Orang tua
Maria Bernada Da'ruu (ibu)
Penghargaan
Piagam Penghargaan Presiden RI Tahun 1982 Atas Pengabdian Dalam Masa Tugas Trikora Irian Jaya
Kehidupan
Centis da Lopez lahir di Ragaregong, Pulau Flores, Nusa Tenggara Timur, pada 19 Februari 1938. Ia merupakan putra dari Petrus Stewong da Lopez dan Maria Bernada da Ruu da Lopez. Beragama Katolik, ia menikah dengan Febe Juul Itaar da Lopez. Dari pernikahan tersebut lahir dua orang anak, yaitu Mary Madonna Cynthia da Lopez dan Michael Carlos da Lopez. Keluarga mereka kemudian bertambah dengan kehadiran lima orang cucu, yakni Longinus Maurizio Celebrandi da Lopez, Aquila Lopezia Pawane, Ludgerus Matteo Carezeli da Lopez, Aquino Pawane, dan Marcello Centis da Lopez. [2]
Pendidikan formal Centis da Lopez dimulai di Sekolah Rakyat (SR), yang diselesaikannya pada tahun 1952, kemudian dilanjutkan ke Sekolah Menengah Pertama (SMP) hingga lulus pada tahun 1955. Setelah itu, ia menempuh pendidikan di Sekolah Menengah Calon Pastor (Seminari Santo Yohanes Berkhmans) di Mataloko dan menyelesaikannya pada tahun 1959. Minatnya terhadap pendidikan tinggi membawanya melanjutkan studi persiapan (Propadeus) di Universitas Katolik Indonesia Widya Mandala, yang diselesaikan pada tahun 1964, sebelum meraih gelar Sarjana Muda Lengkap di universitas yang sama pada tahun 1968. Pada tahun 1978, ia kembali melanjutkan pendidikannya ke jenjang doktoral di Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi Lembaga Administrasi Negara (STIA LAN) Jakarta.[3]
Selain menempuh pendidikan formal, Centis da Lopez juga aktif mengikuti berbagai pendidikan politik dan program kaderisasi sebagai bagian dari pengembangan kapasitas kepemimpinan dan organisasi. Ia mengikuti Penataran Anggota DPR/MPR Fraksi Karya Pembangunan pada tahun 1971, Penataran Pedoman Penghayatan dan Pengamalan Pancasila (P4) Tingkat Nasional pada tahun 1979 dan 1986, Penataran Juru Kampanye Golkar pada tahun 1981, serta Program Penjelasan Tingkat Pusat dan Latihan Penatar Kader Penggerak Teritorial/Fungsional Golkar pada tahun 1984. Pada tahun 1987, ia mengikuti Penataran Manggala Angkatan VI. Berbekal pengalaman tersebut, ia kemudian dipercaya menjadi Penatar Tingkat I dan Penatar Tingkat Nasional pada BP-7 Pusat, yang menunjukkan perannya dalam pembinaan ideologi dan kaderisasi pada tingkat nasional.[4]
Karier Politik
Pada tahun 1968 ia bergabung dalam Task Force Operasi Khusus (OPSUS) Irian Barat untuk mendukung pelaksanaan Penentuan Pendapat Rakyat (Pepera). Sejak tahun 1970 ia menjabat sebagai Asisten Direktur Utama Perusahaan Daerah Irian Bhakti. Pada periode 1970–1973 ia juga menjadi Asisten Pribadi Gubernur Irian Barat bidang politik dan pemerintahan. Ia kerap membantu Kepala Operasi Khusus Papua, Letjen Ali Moertopo sebagai pelaksana tugas lapangan guna memastikan segala persiapan dan pelaksanaan Pepera.[5]
Tepat satu tahun pasca Pepera, pada tahun 1971 ia terpilih sebagai anggota Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR-RI) dari Fraksi Karya Pembangunan mewakili Daerah Pemilihan Irian Jaya selama empat periode berturut-turut. [6]
No.
Masa Tugas DPR-RI
Periode
Komisi
1.
Anggota DPR-RI Fraksi Karya Pembangunan mewakili Daerah Pemilihan Irian Jaya
1971–1977
Komisi III
2.
Anggota DPR-RI Fraksi Karya Pembangunan mewakili Daerah Pemilihan Irian Jaya
1977–1982
Komisi V
3.
Anggota DPR-RI Fraksi Karya Pembangunan mewakili Daerah Pemilihan Irian Jaya
1982–1984
Komisi V
4.
Anggota DPR-RI Fraksi Karya Pembangunan mewakili Daerah Pemilihan Irian Jaya
1984–1987
Komisi II
Selama menjadi anggota DPR-RI, ia bertugas di Komisi III (1971–1977), Komisi V (1977–1982), Komisi V (1982–1984), dan Komisi II (1984–1987). Pada tahun 1975 ia menjadi juru bicara Fraksi Karya Pembangunan dalam pembahasan Rancangan Undang-Undang mengenai integrasi Timor Timur ke dalam Republik Indonesia.[6]
Setelah menyelesaikan masa baktinya sebagai anggota DPR-RI, ia dipercaya sebagai Penatar Tingkat Nasional (Manggala) pada BP-7 Pusat selama periode 1987–1998. Pada tahun 1998 ia mendirikan Partai Demokrasi Kasih Bangsa (PDKB) dan menjabat sebagai ketua hingga tahun 2014.[7]
Riwayat Organisasi
Kegiatan organisasi Centis da Lopez dimulai sejak menjadi mahasiswa. Ia menjabat sebagai Wakil Ketua Umum Bidang Intern PMKRI Cabang Madiun (1965–1966), Ketua PMKRI Cabang Madiun (1966–1968), serta Koordinator PMKRI Madiun dan Kediri (1967–1968). Di Irian Jaya, ia aktif dalam berbagai organisasi kemasyarakatan dan politik. [8]
Ia pernah menjabat sebagai Ketua Dewan Pembina KNPI Irian Jaya (1974–1979), Wakil Ketua Dewan Penasihat KNPI Daerah Tingkat I Irian Jaya (1979–1984), Ketua Kelompok Induk Organisasi (KINO) Golkar Irian Barat, Pejabat Sementara Sekretaris Golkar Daerah Tingkat II Irian Jaya, Wakil Ketua DPD Golkar Tingkat I Irian Barat (1971–1974), Pejabat Ketua DPD Tingkat I Golkar Irian Jaya (1973–1989), serta Direktur Pendidikan dan Latihan (Dirpenlat) Kader Golkar Daerah Tingkat I Irian Jaya (1976–1984).[6]
Dalam bidang pendidikan dan sosial, ia menjabat sebagai Ketua Umum Yayasan Pendidikan Filadelfia (YPF) sejak 1975 hingga 2014. Yayasan tersebut mengelola sejumlah panti asuhan di Abepura, Wamena, dan Sorong. Ia juga menjadi Pembina SMA Katolik Taruna Dharma Abepura, Ketua Persatuan Orang Tua Murid dan Guru (POMG) Gabungan TK, SD, dan SMP Strada Bhakti Utama, Wakil Ketua Yayasan Margasiswa KAJ, Ketua Penghubung Daerah Fraksi Karya Pembangunan, anggota Tim Paripurna dan Dewan Pertimbangan Golkar Daerah Tingkat I Irian Jaya, serta Penasehat Dekan Sekolah Tinggi Ilmu Pengetahuan Sosial (STIPS) Jayapura.[9]
Centis da Lopez turut mempelopori berdirinya sejumlah organisasi di Irian Jaya. Pada tahun 1970 ia bersama para perwira Kodam XVII/Cenderawasih mendirikan Sekretariat Bersama (Sekber) Golkar Tingkat I Irian Barat. Pada tahun 1973 ia bersama sejumlah kader Golkar mendirikan surat kabar mingguan Berita Karya. Setahun kemudian ia ikut memprakarsai pembentukan Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) di Irian Jaya. Pada tahun 1980 ia juga turut mendirikan organisasi Kerukunan Usahawan Kecil dan Menengah Indonesia (KUKMI).[6]
Riwayat Perjuangan
Pada masa transisi politik Indonesia, Centis da Lopez aktif dalam gerakan mahasiswa yang mendukung lahirnya Orde Baru. Antara tahun 1966 hingga 1968 ia menjabat sebagai Ketua Presidium Kesatuan Aksi Mahasiswa Kota Madiun.[8]
Pada periode 1968–1973 ia bergabung dalam Task Force Mahasiswa Operasi Khusus (OPSUS) yang bertugas mendukung proses integrasi Irian Barat ke dalam Negara Kesatuan Republik Indonesia. Dalam organisasi tersebut ia menjabat sebagai Koordinator Daerah Task Force OPSUS di Merauke (1968–1969), Koordinator Umum Task Force OPSUS Irian Barat di Jayapura (1969–1971), dan Kuasa OPSUS Irian Barat di Jayapura (1971–1973).[5]
Pada tahun 1975 ia turut serta dalam pembahasan Rancangan Undang-Undang mengenai integrasi Timor Timur ke dalam wilayah Republik Indonesia sebagai juru bicara Fraksi Karya Pembangunan di DPR-RI.[6]
Riwayat Jabatan Lainnya
Sekretaris Komisi IV DPR-RI (1973).
Anggota Tim Inti Perumusan Rancangan Undang-Undang (RUU) Konvensi Komisi III Fraksi Karya Pembangunan (FKP) DPR-RI (1976).
Anggota Tim Perhubungan Udara Komisi V Fraksi Karya Pembangunan (FKP) DPR-RI (1980).
Anggota Tim Peninjau Komisi V DPR-RI mengenai Penyelenggaraan Pemberangkatan Haji (1981).
Anggota Tim Pembahas Rancangan Undang-Undang (RUU) Pos dan Giro Fraksi Karya Pembangunan (FKP) DPR-RI (1981).
Anggota Tim Penatar Karakterdes Golkar Koordinator Wilayah (Korwil) XI (1984).
Ketua Penghubung Daerah Irian Jaya Fraksi Karya Pembangunan (FKP) DPR-RI (1985).
Tim Peninjau DPR-RI Fraksi Partai Demokrasi Kasih Bangsa (PDKB) (2000).
Ketua Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Demokrasi Kasih Bangsa (PDKB) Bidang Politik (2000).
Tenaga Ahli DPR-RI Fraksi Partai Demokrasi Kasih Bangsa (PDKB) (2001).
Piagam Penghargaan
Tahun
Pemberi Penghargaan
Jenis Penghargaan
Keterangan
1977
Dewan Pimpinan Pusat Golongan Karya
Piagam Penghargaan
Atas pengabdian sebagai Anggota DPR-RI Fraksi Karya Pembangunan periode 1971–1977.
1981
Presiden Republik Indonesia
Piagam Penghargaan
Atas jasa selama Operasi Trikora di Irian Jaya (1968–1970).
1982
Dewan Pimpinan Pusat Golongan Karya
Piagam Penghargaan
Atas pengabdian sebagai Anggota DPR-RI Fraksi Karya Pembangunan periode 1977–1982.
1985
Dewan Pimpinan Pusat Golongan Karya
Piagam Penghargaan
Atas keberhasilan mengikuti Pendidikan dan Pelatihan Penatar Kader Penggerak Teritorial Tingkat Desa.
1987
Dewan Pimpinan Pusat Golongan Karya
Piagam Penghargaan
Atas pengabdian sebagai Anggota DPR-RI Fraksi Karya Pembangunan periode 1982–1987.