Artikel ini mungkin berisi materi seksual yang eksplisit. Wikipedia tidak bertanggung jawab atas konten yang mungkin tidak sesuai bagi sebagian pembaca. Lihat penyangkalan isi.
Ilustrasi pria yang menyemburkan air mani di mulut wanita
Mani muncrat adalah penggambaran momen ejakulasimanusia, khususnya ketika diarahkan ke tubuh orang lain. Istilah ini lazim digunakan dalam film, foto, maupun majalah pornografi. Berbeda dengan ejakulasi pada hubungan seksual di luar ranah pornografi, mani muncrat biasanya ditampilkan di luar tubuh pasangan sehingga penonton dapat menyaksikan secara nyata proses ejakulasi tersebut.[1] Adegan semburan wajah (atau facial), yakni ejakulasi yang diarahkan ke wajah, sering kali dijadikan penutup dalam film dan video pornografi.[2] Selain di wajah, mani muncrat juga kerap ditampilkan pada bagian tubuh lain seperti alat kelamin, bokong, dada, atau lidah.
Istilah ini berkembang sebagai bagian dari narasi sinematik film pornografi, dan sejak dekade 1970-an telah menjadi salah satu ciri khas utama dalam genre hardcore. Pengecualian dapat ditemukan dalam pornografi softcore, yang tidak memperlihatkan penetrasi secara eksplisit, serta dalam erotika pasangan, yang meski menampilkan penetrasi, umumnya direkam dengan gaya lebih lembut, romantis, atau edukatif alih-alih vulgar. Pornografi softcore yang menghindari adegan ejakulasi diproduksi baik untuk memenuhi selera sebagian penonton yang menginginkan sajian erotis lebih halus, maupun demi mematuhi aturan pemerintah atau kebijakan saluran televisi kabel yang melarang penggambaran ejakulasi. Dalam adegan sesama perempuan, mani muncrat hampir tidak pernah ditampilkan; orgasme lebih sering dihadirkan melalui ekspresi suara, bahasa tubuh, atau konvensi sinematik.
Seiring waktu, mani muncrat juga melahirkan subgenre fetisisme tersendiri, seperti bukkake, di mana ejakulasi menjadi inti utama dan menggantikan aktivitas seksual itu sendiri.