Film yang dilaporkan menelan biaya RM 2,40 juta[5] (sekitar 9 juta dalam rupiah) ini pertama kali ditayangkan dalam acara amal di bioskop Cathay Cineleisure, e@Curve, pada 10 Februari 2010,[6][7] sebelum akhirnya ditayangkan untuk umum di bioskop pada 23 September 2010.
Sinopsis
Film Magika adalah sebuah film berbentuk kekeluargaan yang menyelipkan pantangan orang Melayu terutama peringatan untuk anak-anak seperti jangan keluar rumah waktu senja dan jangan buang air kecil sembarangan. Film ini juga penuh dengan nilai kasih sayang, cinta dan pengorbanan.
Sinopsis film Magika menceritakan tentang dua bersaudara yang tersesat di alam bunian setelah keluar rumah pada waktu maghrib.
Ayu (Diana Danielle) menghadapi ujian berat untuk menyelamatkan adiknya, yaitu Malik (Fimie Don) yang diculik oleh nenek kebayan yang diperankan oleh Ziana Zain. Namun, Ayu bernasib baik karena ia bertemu dengan Badang (Mawi) yang membantunya menyelamatkan mereka keluar dari dunia asing itu.
Magika menggabungkan lebih dari 15 aktor ternama sebagai daya tarik penonton ke bioskop. Penuh dengan mitos dan kisah legenda Melayu, Magika menampilkan beberapa tokoh yang dekat di hati masyarakat seperti Badang, Bawang Putih Bawang Merah, Pak Pandir, Mak Mandir, Mahsuri, Hang Tuah, Puteri Gunung Ledang dan Batu Belah Batu Bertangkup.[8]
Film ini merupakan percobaan pertama Edry Abdul Halim, anak bungsu dari tiga bersaudara KRU, sebagai sutradara film meskipun beliau berpengalaman sebagai sutradara pementasan sebelumnya.[4] Proses pengambilan gambar awal film Magika dilakukan mulai Februari 2008 hingga Januari 2009.[9]
Diumumkan bahwa film ini bertujuan untuk memastikan kesegaran dan kelestarian cerita rakyat tradisional Melayu di depan mata generasi Malaysia saat ini. Kata Edry kepada pihak pers pada malam pemutaran amal, "Bagi saya, Magika sebenarnya membantu membangkitkan kembali cerita-cerita mitos populer orang-orang tua kita, seperti keberadaan nenek kebayan, kisah Pak Pandir, Badang dan berbagai cerita lagi yang tidak hanya relevan untuk tontonan anak-anak tapi juga seisi keluarga".[10]
Mengingat ini film musikal, Edry juga menciptakan 14 lagu baru khusus untuk film ini untuk dinyanyikan oleh para aktor sendiri tanpa bantuan penyanyi profesional.[11]
Tayangan
Tayangan perdana Magika berupa acara amal bersama anak-anak yatim pada 10 Februari 2010, diikuti oleh tayangan kerajaan di Dewan Kapitol, Perlis pada 3 Juli, istimewa sempena ulang tahun kesepuluh pemerintahan DYMM Raja Perlis, Tuanku Syed Sirajuddin Ibni Al-Marhum Tuanku Syed Putra Jamalullail.[12] Film ini akhirnya ditayangkan kepada umum di 56 bioskop di Malaysia[5] dan beberapa lagi di bioskop di Malaysia & Brunei 23 September 2010 & Singapura 11 November 2010.
Sambutan
Pihak KRU menargetkan Rp 12,8 miliar untuk Magika selama masa tayangnya di bioskop.[13] Pada empat hari pertama penayangannya (23–26 September 2010), film Magika dilaporkan meraup Rp 4,16 miliar dari bioskop di Malaysia dan Brunei.[14] Di tangga film seluruh Malaysia, film Magika menduduki peringkat ketiga pada akhir pekan pertamanya.[15]
Resensi
Pada acara amal di bulan Februari, Magika dilaporkan mendapat sambutan hangat dari para hadirin pers. Di antara yang membuat ulasan awal berdasarkan tayangan khusus itu termasuk Nur Safina Othman untuk portal hiburan CinemaOnline dan Tupai yang berani memberikan lima bintang kepada film ini dengan resensi berikut:[16]
Memang benar bahwa kebanyakan aktor "Magika" adalah penyanyi yang hebat... Namun pujian harus diberikan kepada aktor-aktor lain karena mereka juga tidak kalah hebatnya, terutama Diana Danielle; Meskipun aktingnya agak sedikit kaku di beberapa adegan, tetapi nyanyiannya menutupi kekurangan itu. Gabungan Diana sebagai 'kakak' kepada aktor cilik Fimie Don juga serasi. Akting Mawi layak diberi pujian walaupun masih kaku. Namun jika dibandingkan dengan aktingnya melalui film arahan Azahari Mohd Zain "Jin Notti" (2009), aktingnya kali ini ada peningkatan dan tidak mengecewakan.
Dengan sinematografi yang cantik, CGI yang terlihat nyata, lagu-lagu ‘catchy’ dan akting hebat, "Magika" telah menempatkan standar baru dalam industri film lokal Malaysia.
Lagu tema
Album lagu tema resmi Magika diterbitan oleh KRU Records. Album ini memuat 14 lagu dan sebuah interlud yang dinyanyikan oleh aktor-aktor dalam film ini.