Artikel atau sebagian dari artikel ini mungkin diterjemahkan dari Magdala di en.wikipedia.org. Isinya masih belum akurat, karena bagian yang diterjemahkan masih perlu diperhalus dan disempurnakan. Jika Anda menguasai bahasa aslinya, harap pertimbangkan untuk menelusuri referensinya dan menyempurnakan terjemahan ini. Anda juga dapat ikut bergotong royong pada ProyekWiki Perbaikan Terjemahan.
(Pesan ini dapat dihapus jika terjemahan dirasa sudah cukup tepat. Lihat pula: panduan penerjemahan artikel)
Perjanjian Baru menyebut sebuah tempat bernama Magdala yang diperdebatkan. Matius 15:39 mencatat, "Dan Ia (Yesus) menyuruh orang banyak itu pergi, dan naik kapal, dan datang ke pantai Magdala.” Namun, beberapa manuskrip Yunani memberi nama tempat itu sebagai "Magadan"". Namun, naskah-naskah kuno dalam bahasa Yunani Koine menyebut namanya "Magadan", dan sejumlah terjemahan modern mengikutinya. Meskipun beberapa komentator[1] menyatakan dengan tegas bahwa keduanya merujuk kepada satu tempat yang sama, yang lain [2] mengatakan bahwa substitusi Magdala untuk Magadan hanyalah "mengganti sebuah tempat yang dikenal dengan sebuah tempat yang tidak dikenal". Nas paralel pada InjilMarkus 8:10 menyebutkan (dalam mayoritas naskah) nama tempat yang sangat berbeda, Dalmanuta, meskipun sejumlah naskah menyebutnya Magdala atau Magadan[3] dianggap melalui asimilasi teks Matius—pada zaman dulu diyakini lebih tua dari Markus, meskipun sekarang terbalik.
Sebuah batu dengan relief Menorah yang ditemukan di situs arkeologi Magdala di dalam sebuah Sinagoge.
Talmud Yahudi membedakan antara dua Magdala saja.[4]
Magdala Gadar — yaitu Magdala yang terletak di sebelah timur, pada sungai Yarmouk dekat Gadara (pada abad pertengahan "Jadar", sekarang Umm Qais), sehingga dinamakan Magdala Gadar.
Magdala Nunayya — yang lebih terkenal, dekat Tiberias, Magdala Nunayya ("Magdala ikan-ikan"), yang menunjukkan lokasinya pada pantai Danau Galilea. Al-Majdal, sebuah desa Arab-Palestina yang dikosongkan menjelang Perang Arab-Israel tahun 1948 diidentifikasi sebagai situs Magdala ini. Munisipaliti Israel modern Migdal (Khirbet Medjdel), didirikan pada tahun 1910 dan kurang lebih 6km sebelah utara timur laut Tiberias, telah berkembang ke daerah bekas desa ini.
Maria Magdalena
Semua empat kitab Injil[5] merujuk seorang murid Yesus yang bernama Maria Magdalena, dan biasanya dianggap[6] bahwa nama itu berarti "Maria dari Magdala". Tidak ada informasi alkitabiah yang menyebutkan apakah ini rumahnya atau tempat kelahirannya. Kebanyakan sarjana Kristen menganggapnya berasal dari tempat yang dalam Talmud disebut sebagai Magdala Nunayya, dan ini juga tempat YesusKristus pernah mendarat dalam salah satu perjalanan-Nya sebagaimana dicatat dalam Injil Matius.[4]
Yosefus
Flavius Yosefus menyebut sebuah kota yang kaya di Galilea, dihancurkan oleh tentara Romawi pada waktu Perang orang Yahudi (Bellum III, x,) yang mempunyai nama Yunani Tarichaeae dari perikanan yang makmur. Yosefus tidak memberikan nama Ibraninya. Beberapa penulis[7] mengidentifikasinya dengan Magdala.
Ekskavasi
Ekskavasi di Magdala selama tahun 2007-2008 dinamakan The Magdala Project.[8][9]
↑Bussolin, Alfonso. "MagdalaProject.org". Studium Biblicum Franciscanum - Faculty of Biblical Sciences and Archaeology. Diarsipkan dari asli tanggal 2015-01-09. Diakses tanggal 3 March 2014.
↑Lena, Anna (31/12/2013). "Magdala 2008; Preliminary Report". ESI (is Israel's oldest scientific journal). 2008. 125. Diakses tanggal 3 March 2014.
Pustaka tambahan
Achtermeier, P. J. (Ed.) (1996). The Harper Collins Bible Dictionary. San Francisco: Harper Collins.
Horton, R. F. (1907). A devotional commentary on St. Matthew. London: National Council of the Evangelical Free Churches.
Jones, I. H. (1994). St Matthew. London: Epworth Press.
Throckmorton, B. H. (1992). Gospel parallels, 5th edn. Nashville TN: Thomas Nelson. imung nawong!:)