MSC Cruises
Pada tahun 1988, Mediterranean Shipping Company (MSC) berekspansi ke bisnis kapal pesiar dengan membeli kapal Monterey.[4]
Pada tahun 1989, MSC membeli Lauro Lines, dan mengubah nama perusahaan tersebut menjadi StarLauro Cruise, dengan mengoperasikan dua unit kapal, yakni Monterey dan Achille Lauro.[5]
Pada tahun 1995, nama StarLauro Cruises kembali diubah menjadi MSC Cruises.[5]
Pada tahun 2014, MSC Cruises mengumumkan bahwa empat unit kapal kelas Lirica sedang direnovasi di bawah Program Renaissance.[6]
Pada bulan Juli 2018, perusahaan ini mengumumkan bahwa mereka akan membangun terminal pesiar kedua di PortMiami untuk kapal pesiar kelas World-nya, guna mengembangkan programnya di Amerika Utara. Terminal tersebut direncanakan selesai pada bulan Oktober 2022.[7]
Pada bulan Oktober 2018, MSC mengumumkan bahwa mereka telah memesan empat unit kapal mewah yang masing-masing seberat 64.000 GT.[8] Kapal ultra-mewah tersebut akan didasarkan pada konsep mewah dari perusahaan ini, yakni "MSC Yacht Club."[8] Kapal pertama diharapkan dapat selesai pada musim semi tahun 2023.[8] Keempat kapal tersebut diproduksi oleh Fincantieri.[8]
Pada bulan Januari 2019, MSC Cruises memperkenalkan asisten pesiar pribadi virtual pertama di dunia, yakni ZOE, sebuah perangkat kecerdasan buatan yang dirancang oleh Harman International. ZOE saat ini hanya tersedia di MSC Bellissima dan MSC Grandiosa. ZOE ke depannya akan tersedia di semua kapal baru.[9][10]
Pada pertengahan tahun 2020, sebagian besar operator kapal pesiar menghentikan operasionalnya selama lebih dari enam bulan akibat pandemi COVID-19.[11]
Pada tanggal 7 Januari 2021, MSC merilis rencananya untuk mengoperasikan MSC Grandiosa selama 7 hari mulai tanggal 24 Januari 2021, sementara MSC Magnifica akan dioperasikan selama 10 hari mulai tanggal 14 Februari 2021. Kedua kapal tersebut akan berlayar ke Mediterania. Namun, hanya penumpang yang tinggal di negara Schengen yang dapat mengikuti pelayaran dari kedua kapal tersebut.[11]
Pada tanggal 9 Januari 2021, sebuah berita menyatakan bahwa MSC berharap dapat membuka kembali sejumlah pelayarannya di Eropa dalam waktu dekat, tetapi MSC "tetap akan melihat bagaimana kondisi di masa mendatang, karena sebagian negara di Eropa masih menerapkan lockdown".[11]