María Guadalupe "Lupita"Jones Garay (lahir 6 September 1967) adalah aktris, produser, dan pemenang kontes kecantikan asal Meksiko yang memenangkan kontes kecantikan dunia Miss Universe 1991 dan menjadi perempuan Meksiko pertama yang memenangkan kontes tersebut.
Latar Belakang
Lupita lahir pada 6 September 1967 di Mexicali, Baja California, Meksiko. Sebelum memulai kariernya di dunia pageant, ia menempuh pendidikan tinggi dan meraih gelar Administrasi Bisnis, kemudian melanjutkan studi pascasarjana di bidang Administrasi Industri di kota kelahirannya.[1][2]
Lupita dikenal sebagai seorang model, produser televisi, aktris, dan pengusaha yang tampil di berbagai media hiburan Meksiko setelah kariernya di dunia kecantikan. Selain itu, ia terlibat dalam berbagai program sosial, termasuk sebagai Duta Kebaikan (Goodwill Ambassador) untuk UNFPA di tahun 2000, di mana ia mengadvokasi hak perempuan dan pemberdayaan sosial.[3]
Pada 17 Mei 1991, Lupita berkompetisi melawan 72 kontestan untuk gelar Miss Universe 1991 di Las Vegas, Nevada, mewakili Meksiko. Ia melaju ke semifinal sebagai juara pertama. Lupita adalah satu-satunya kontestan dengan skor rata-rata di atas 9. Selama tahap final, Lupita memenangkan setiap babak kompetisi: pakaian renang, wawancara, dan gaun malam. Ia mendominasi dua babak kompetisi berikutnya (6 pertanyaan teratas dari juri dan 3 pertanyaan final teratas) dan memenangkan mahkota, hadiah, dan gelar Miss Universe untuk negaranya.[5]
Klaim dari Cynthia mengatakan bahwa Lupita memaksanya untuk menurunkan berat badan secara ekstrem (7-8 kg dalam waktu singkat) tanpa bantuan ahli gizi.[7] Cynthia juga menyebut bahwa Lupita sering memerlakukannya secara tidak pantas dan ancaman perusakan reputasi.[8]
Di tahun 2024, Organisasi Miss Universe resmi mengungumkan bahwa lisensi kepemilikan Miss Universe di Meksiko jatuh kepada Cynthia de la Vega.[9][10] Lupita menuduh Organisasi Miss Universe karena pernyataannya terhadap partisipasi transgender di Miss Universe.[11] Cynthia dan Lupita sempat saling beradu sindiran. Hingga tak lama kemudian, Cynthia didepak dari jabatannya.[12] Lupita kembali menyindir Cynthia dengan mengatakan bahwa Cynthia memang tidak memiliki kapasitas untuk menjadi direktur nasional.[13]
Kontroversi dengan Sofía Aragón
Kontroversi antara Lupita dan Sofía Aragón (Runner-up 2 Miss Universe 2019) bermula pada akhir tahun 2020. Sofía mengungkap melalui siaran langsung Instagram bahwa selama masa jabatannya, ia tidak menerima dukungan finansial dari organisasi Mexicana Universal yang dipimpin Lupita. Sofía mengklaim:
Ia harus menggunakan tabungan pribadinya untuk biaya hidup, makan, dan transportasi di Mexico City.
Ia menderita penyakit endometriosis dan tidak mendapatkan bantuan biaya medis dari organisasi.
Kurangnya dukungan psikologis selama persiapan menuju ajang internasional.[14]
Perselisihan ini memuncak ketika Sofía dilarang menghadiri acara penobatan penerusnya (Mexicana Universal2020) untuk menyerahkan mahkota. Lupita beralasan hal ini disebabkan karena Sofía menandatangani kontrak dengan stasiun TV saingan (TV Azteca), yang dianggap sebagai pengkhianatan terhadap organisasi.[15]
Lupita menanggapi tuduhan Sofía dengan sebuah video siaran langsung yang kontroversial. Dalam video tersebut, Lupita:
Melontarkan kata-kata kasar dengan menyebut Sofía sebagai sosok yang "palsu" dan "tidak tahu berterima kasih".
Mengklaim bahwa dialah yang membiayai operasi plastik (rhinoplasty dan liposuction) Sofía serta membantunya mengatasi "trauma dan depresi".
Melontarkan tuduhan pribadi bahwa beberapa mantan ratu kecantikan di bawah pimpinannya memiliki masalah kecanduan alkohol dan narkoba.[16]
Setelah menerima kritik luas dari netizen dan mantan kontestan lainnya, Lupita akhirnya merilis permintaan maaf publik. Ia mengakui telah bertindak agresif dan penuh amarah dalam menanggapi masalah tersebut serta menyesali kata-kata yang keluar dari mulutnya.[17]
Karier politik
Pada tahun 2021, Lupita mencalonkan diri sebagai kandidat dari aliansi pemilihan Va por México untuk gubernur Baja California,[18] menempati posisi ketiga dengan 13% di belakang Jorge Hank Rhon dari Partai Encuentro Solidario, dengan 28%, dan pemenang Marina del Pilar Ávila Olmeda, dari koalisi Juntos Hacemos Historia, yang memenangkan 45% suara.[19] Mengenai hasil tersebut, Lupita mengatakan bahwa ia dicap sebagai ratu kecantikan dan bahwa ia tidak diizinkan untuk membuktikan bahwa ia dapat bekerja di bidang lain.[20][21]