Menurut legenda, Santo Bernardus bertanya kepada Yesus soal penderitaan dan luka terbesar yang tak tercatat yang menjadi rasa sakit terbesar-Nya di Kalvari dan Yesus menjawab: "Terdapat luka yang amat pedih di bahu-Ku saat Aku memanggul salib. Luka itu lebih menyakitkan daripada luka-luka yang lain dan tidak ada seorang pun yang mengetahui luka itu."[3]
↑Preces Gertrudianae sive vera et sincera medulla precum potissimum ex revelationibus BB. Gertrudis et Mechtildis excerptarum. Editio nova, accurate recognita et emendata a monacho ordinis S. Benedicti Congregationis Beuronensis, 1903