Luisa Banti (14 Juli 1894 – 9 April 1978) adalah seorang arkeolog, pendidik, dan sejarawanseni asal Italia yang memberikan sumbangan besar dalam kajian peradaban Etruska serta Minoan.[1] Ia lahir di Florence dari keluarga yang kental dengan nuansa intelektual, dan sepanjang hidupnya berhasil menggabungkan ketelitian akademis dengan rasa ingin tahu yang mendalam, menjadikannya salah satu tokoh perempuan terdepan di bidang arkeologi klasik pada abad ke-20.[2]
Biografi
Banti lahir pada 14 Juli 1894 di Florence sebagai anak sulung dari enam bersaudara. Ayahnya, Guido Banti, adalah dokter dan profesorpatologi terkenal di Universitas Florence, sehingga rumah tangganya sering menjadi tempat diskusi ilmiah yang hidup.[1] Minatnya pada sejarah dan seni kuno muncul sejak dini. Ia menyelesaikan studi doktor di bidang sastra klasik di universitas yang sama, sebelum akhirnya beralih penuh ke arkeologi. Pengalaman ini memberinya landasan kuat dalam memahami konteks budaya yang menjadi ciri penelitiannya kelak.
Langkah awal Banti di dunia akademik ditandai dengan serangkaian makalah tentang topografi historis pada akhir dekade 1920-an. Pada 1930-an, ia bergabung dengan Misi Arkeologi Italia di Kreta, menghabiskan musim panas untuk mengatur dan mendokumentasikan temuan dari situs Festos dan Haghia Triada.[3] Kontribusinya di sini meliputi tulisan-tulisan tentang agama Minoan, yang membawanya diangkat ke Departemen Sejarah Agama di Universitas Roma. Selama 1930–1940, ia juga bekerja di Perpustakaan Vatikan, memperdalam kemampuannya menganalisis teks dan artefak kuno.
Tahun 1948, Banti menjadi ketua Departemen Arkeologi dan Sejarah Seni Yunani-Romawi di Universitas Pavia hingga 1950, sebelum pindah ke Universitas Florence sebagai ketua Studi Etruska dan Arkeologi Italik hingga pensiun pada 1965.[2] Ia sering diundang sebagai pembicara tamu di universitas-universitas Amerika seperti Columbia dan Princeton. Karya monumentalnya, Il mondo degli Etruschi, terbit pertama kali tahun 1960, diikuti edisi kedua 1968, dan terjemahan Inggris The Etruscan Cities and Their Culture pada 1973.[4]
Banti wafat pada 9 April 1978 di Roma, pada usia 83 tahun, saat masih mengerjakan studi lanjutan tentang villa Kreta di Haghia Triada.[1] Warisannya hidup melalui buku-bukunya yang tetap menjadi rujukan utama, serta perannya memotivasi perempuan di bidang arkeologi. Volume peringatan Studi in onore di Luisa Banti (1964) mencerminkan penghargaan luas dari rekan sejawat.[5][2]