Biografi
Pouzin merupakan mahasiswa École Polytechnique dari tahun 1950 hingga tahun 1952.
Setelah berpartisipasi dalam desain Compatible Time-Sharing System (CTSS), Pouzin menulis sebuah program yang disebut sebagai RUNCOM sekitar tahun 1963-1964. RUNCOM megizinkan eksekusi perintah yang ada di dalam berkas, programnya tersebut dianggap sebagai nenek moyang dari antarmuka baris perintah dan skrip shell. Pouzin merupakan orang yang menciptakan istilah shell untuk bahasa perintah pada tahun 1964 atau 1965.[5] Konsep yang dibuat oleh Pouzin tersebut kemudian di implementasikan pada Multics oleh Glenda Schroeder di MIT.[6] Schroeder mengembangkan shell Multics pertama dengan bantuan seorang laki-laki tak bernama dari General Electric. Shell Multics dari Schroeder merupakan pendahulu shell Unix, yang masih digunakan sampai sekarang.
Sejak 1967 hingga 1969, Pouzin mengembangkan sebuah sistem operasi untuk Météo-France, layanan meteorologi nasional Prancis, menggunakan CDC 6400 sebagai perangkat keras. Sistem tersebut digunakan selama 15 tahun untuk prakiraan cuaca dan statistik.[7]
Pouzin memimpin proyek jaringan pelopor CYCLADES sejak tahun 1971 sampai 1976. Berdasarkan simulasi jaringan datagram Donald Davies, Pouzin membuat jaringan sambungan paket CIGALE. CYCLADES menggunakan arsitektur berlapis, seperti yang kemudian digunakan pada Internet, untuk meneliti konsep antarjaringan.[8][9][10]
Ia berpartisipasi dalam International Networking Working Group (INWG) sejak tahun 1972, pada awalnya diketuai oleh Vint Cerf.[11][12] Ia diakui oleh Bob Kahn dan Cerf dalam makalah mereka tahun 1974 tentang protokol antarjaringan, "Protokol untuk Komunikasi Paket Jaringan".[12]
Pada tahun 2020, Pouzin bersama dengan Jean-Louis Grangé, Jean-Pierre Henninot dan Jean-François Morfin, berpartisipasi dalam pembuatan Eurolinc, yang merupakan organisasi nirlaba yang mempromosikan multibahasa dalam nama domain. Pada Juni 2003, Eurolinc diakreditasi oleh UNO untuk berpartisipasi dalam World Summit on the Information Society (WSIS).[13]
Pada November 2011, ia dengan Chantal Lebrument dan Quentin Perrigueur mendirikan Savoir-Faire, perusahaan root alternatif.[14][15]
Pada tahun 2012, ia mengembangkan layanan yang bernama Open-Root, yang didedikasikan untuk menjual domain tingkat atas di semua skrip diluar ICANN. Dengan cara ini orang dapat mengembangkan domain tingkat kedua secara gratis.[16]