Louis-Charles Damais (Paris, 1911-Jakarta, 1966), adalah seorang ilmuwan dan sejarawan yang memiliki spesialisi mengenai Indonesia dan berasal dari Prancis.
Pada tahun 1937, ia pergi ke Jawa untuk mempelajari monumen-monumen di sana serta sejarah Jawa. Berdasarkan penelitian Louis Charles Damais di makam Islam di Trowulan, Gus Dur mendapatkan bahwa dia adalah keturunan dari Tan Kim Han diidentifikasikan sebagai Syekh Abdul Qodir Al Shini.
Masa-masa perang dilaluinya di sana. Sehabis perang,École française d'Extrême-Orient (EFEO) menariknya ke Hanoi, tetapi pada tahun 1952 ia berhasil membujuk EFEO untuk mengirimnya ke Djakarta sebagai wakil institusi tersebut.
Meninggal pada tahun 1966 dikuburkan di pemakaman Blok P yang lalu tergusur oleh kantor Wali kota Jakarta Selatan sehingga dipindahkan ke Pemakaman Jeruk Purut.