Karius memulai kariernya dengan VfB Stuttgart sebelum pindah ke Manchester City pada tahun 2009. Setelah dua tahun di sistem akademi Manchester City, ia kembali ke Jerman bersama Mainz 05. Ia memantapkan dirinya sebagai kiper pilihan utama untuk tim Bundesliga tersebut sebelum pindah ke Liverpool pada tahun 2016 dengan biaya transfer sebesar £4,75 juta.[5] Karius kemudian bermain di final Liga Champions UEFA 2018 bersama klub tersebut, di mana Liverpool mengalami kekalahan 3–1 dari Real Madrid dan Karius melakukan dua kesalahan penting sebagai kiper yang menyebabkan gol. Ia kemudian dipinjamkan ke Beşiktaş dan Union Berlin sebelum kemudian bergabung dengan Newcastle United dan Schalke.[6][7]
Kehidupan awal
Karius lahir di Biberach, Baden-Württemberg pada 22 Juni 1993 dari ibunya, Christine dan ayahnya, Harald Karius.[8] Harald bermaksud agar putranya menjadi pengendara motorcross, tetapi kakek Loris, Karl, mendorongnya untuk fokus pada sepak bola.[9]
Karius bermain untuk tim lokal SG Mettenberg dan SSV Ulm 1846 sebelum bergabung bersama VfB Stuttgart, di mana ia naik daun dan tampil untuk tim nasional U-16 Jerman melawan Makedonia pada bulan September 2008.[11]Manchester City mengundang Karius dan keluarganya ke Inggris setelah menontonnya di pertandingan U-16 Jerman melawan Azerbaijan, dan menyelesaikan penandatanganan kontraknya pada 1 Juli 2009.[12] Karius bermain untuk tim U-18 dan tim U-21 Manchester City, tetapi gagal masuk tim senior selama di Manchester.[13][14]
Mainz 05
Manchester City meminjamkan Karius ke Mainz 05 pada Agustus 2011, di mana dia bermain untuk tim cadangan Mainz 05, Mainz 05 II, in the Regionalliga. On 11 January 2012, the move was made permanent with Karius committing himself to a two-year deal with an option for a third year that would extend his contract to June 2015.[15]
Dia membuat debut perdana bersama Mainz 05 pada 1 Desember 2012 dalam pertandingan Bundesliga melawan Hannover 96 ketika dia menggantikan Shawn Parker setelah kiper Christian Wetklo dikeluarkan, yang ketika itu ia masih berusia 19 tahun, 5 bulan dan 9 hari, sehingga menjadikan Karius sebagai kiper termuda yang pernah bermain di Bundesliga.[9][16] Dia tidak membuat penampilan lebih lanjut di musim 2012-13, tetapi membuktikan dirinya sebagai kiper pilihan pertama di musim 2013-14 dan pada 12 Januari 2015 menandatangani perpanjangan kontrak tiga tahun.[17][18]
Karius selalu hadir di musim 2015–16, membuat sembilan clean sheet, menepis dua penalti dan terpilih sebagai kiper terbaik kedua di liga dalam polling 235 pemain Bundesliga sesama, hanya berada di bawah peringkat Manuel Neuer.[19][20]
Pada tanggal 24 Mei 2016, Karius menandatangani kontrak bersama Liverpool dengan nilai kontrak £4.75million untuk lima tahun.[21][22] Dia diberi jersey nomor 1.[23]
Dia memulai debut perdananya ketika menang 3–0 di Piala EFL melawan Derby County pada 20 September 2016.[24] Dia bermain perdana di Premier League ketika melawan Hull City, yang berakhir dengan kemenangan 5-1 untuk The Reds, pada 24 September.[25] Dia mempertahankan rekor tanpa kebobolan pertamanya di Liga Premier pada 17 Oktober dalam hasil imbang 0-0 dengan rival Manchester United.[26] Pada tanggal 24 Oktober 2016, Jürgen Klopp menegaskan bahwa Karius adalah kiper pilihan pertama Liverpool, mengungguli Simon Mignolet.[27] Setelah dua pertandingan dibawah standard pada awal Desember, Karius dijatuhkan dari starting eleven. Mengenai keputusan ini, Klopp menyatakan dia ingin membawa Karius "keluar dari jalur tembak," dan bahwa "Karius adalah penjaga gawang muda. Dia akan bangkit kembali."[28]
Karius bermain untuk Liverpool melawan Real Madrid di Final Liga Champions UEFA 2018 yang mengakibatkan Liverpool kalah 3-1. Dia dianggap bersalah karena dua gol, gol pertama dan ketiga; yang pertama setelah lemparannya diblokir oleh Karim Benzema dan dibelokkan ke gawang, dan yang kedua setelah dia salah menangani Gareth Bale sejauh 40 yard.[29]
Setelah pertandingan, dia menangis dan dengan air mata meminta maaf kepada fans Liverpool yang tetap di tribun.[30] Dia juga menyatakan bahwa kesalahannya "tim yang kehilangan final".[31] Setelah pertandingan, Karius menerima ancaman kematian online, terutama di Twitter, dengan komentar yang ditujukan kepadanya dan anak-anaknya, yang mendorong Polisi Merseyside untuk meluncurkan penyelidikan.[32][33] Lima hari kemudian, Karius menjalani pemeriksaan di Massachusetts General Hospital. Petugas medis menyimpulkan dia menderita gegar otak dari siku tangan sampai di kepalanya, dilaporkan akibat benturan dengan Sergio Ramos hanya beberapa menit sebelum kesalahan pertamanya. Dokter, bagaimanapun, tidak menunjukkan dengan pasti saat dia gegar otak. Menurut dokter Ross Zafonte, ada kemungkinan gegar otak memengaruhi penampilannya.[34][35]
Pinjaman
Pada Juli 2018, Liverpool memecahkan rekor biaya transfer dunia untuk seorang kiper ketika mereka mendatangkan Alisson Becker dengan biaya awal €62,5 juta (£56 juta), yang berpotensi meningkat menjadi €72 juta (£66,8 juta) dengan bonus berdasarkan performa. Kedatangan Alisson Becker secara efektif membuat Karius hanya berperan sebagai pemain cadangan.[36] Pada 25 Agustus 2018, Karius bergabung dengan klub Turki Beşiktaş dengan status pinjaman selama dua tahun.[37][38] Pada 8 Desember 2018, ia melakukan beberapa penyelamatan melawan Alanyaspor dalam pertandingan yang berakhir imbang tanpa gol.[39] Pada Maret 2019, ia menempuh jalur hukum terhadap Beşiktaş untuk menuntut pembayaran gaji empat bulan yang menurutnya gagal dibayarkan oleh klub tersebut.[40] Pada 4 Mei 2020, Karius mengakhiri kontraknya dengan klub Turki tersebut karena masalah berkelanjutan terkait gaji yang belum dibayar dan setelah menyelesaikan sebagian besar dari dua tahun yang disepakati.[41][42]
Pada tanggal 28 September, Karius dipinjamkan ke klub Jerman Union Berlin untuk musim 2020–21.[43] Pada 22 Desember 2020, Karius melakukan debutnya dalam kekalahan 3-2 melawan SC Paderborn di German DFB Pokal.[44][45] Pada 13 Februari 2021, ia memulai debutnya di Bundesliga untuk Union Berlin dalam hasil imbang tanpa gol melawan FC Schalke 04.[46] Pada Juli 2021, Karius kembali ke Liverpool.[47] Pada bulan Juni dikonfirmasi bahwa Karius akan meninggalkan klub ketika kontraknya berakhir pada akhir bulan.[48]
Newcastle United
Pada 12 September 2022, Karius menandatangani kontrak dengan Newcastle United dengan kontrak awal hingga Januari 2023, yang kemudian diperpanjang hingga akhir musim. Pada 26 Februari 2023, meskipun belum pernah tampil untuk Newcastle sebelumnya, Karius melakukan debutnya untuk klub tersebut di final Piala EFL 2023 dalam kekalahan 2-0 melawan Manchester United. Penampilan ini terjadi karena kiper pilihan pertama Nick Pope menerima kartu merah melawan Liverpool pada 18 Februari, dan kiper cadangan Martin Dúbravka tidak bisa bermain karena terikat aturan piala setelah tampil untuk lawan Newcastle di final piala sebelumnya di musim tersebut saat dipinjamkan. Pertandingan tersebut merupakan penampilan pertama Karius dalam dua tahun dan penampilan pertamanya untuk klub Inggris sejak final Liga Champions UEFA 2018. Terlepas dari hasilnya, Karius dipuji atas penampilannya, melakukan delapan penyelamatan selama pertandingan.[49] Pada 9 Juli 2023, klub mengumumkan bahwa ia telah menandatangani perpanjangan kontrak satu tahun.[50]
Pada 24 Februari 2024, Karius melakukan penampilan pertamanya di Liga Premier dalam enam musim, dalam kekalahan 4–1 melawan Arsenal.[51] Karius tidak diharapkan untuk memulai pertandingan, tetapi kedua kiper di depannya tidak tersedia, karena Pope telah cedera sejak November 2023 dan Dúbravka absen karena sakit pada hari pertandingan.[52] Di akhir musim, Newcastle memutuskan untuk tidak menawarkan kontrak baru kepada Karius, dan ia meninggalkan klub pada 1 Juli 2024.[53]
Schalke 04
Pada Januari 2025, Karius bergabung dengan klub divisi dua Jerman FC Schalke 04 sebagai pemain bebas transfer. Setelah kepergian Ron-Thorben Hoffmann, klub tersebut membutuhkan penantang baru untuk kiper pilihan utama mereka Justin Heekeren. Menurut pelatih Kees van Wonderen, Karius dimaksudkan untuk menjadi kiper nomor dua Schalke, di belakang Heekeren.[54] Mulai akhir Februari 2025, Karius awalnya menggantikan Heekeren di posisi kiper dan bermain empat pertandingan dengan tim tersebut, tetapi mengalami cedera pada akhir Maret di pertandingan keempatnya melawan SpVgg Greuther Fürth. Cedera itu membuatnya absen selama sisa musim. Kontrak Karius, yang awalnya akan berakhir setelah musim berakhir, diperpanjang pada Juni 2025 selama dua tahun lagi hingga 2027.[55] Pada Juni 2026, kontraknya dengan Schalke diperpanjang hingga Juni 2028.[56]
Karier international
Karius mewakili Jerman di semua level usia muda mulai dari U-16 dan seterusnya, tetapi penampilannya terbatas karena persaingan dari kiper lain.[57][58]
↑Staff writer(s) (8 May 2008). "15-Jähriger Biberacher hält künftig Robinhos Schüsse". Schwäbische Zeitung das Onlineportal (dalam bahasa German). Diarsipkan dari asli tanggal 2018-06-17. Diakses tanggal 7 November 2016.Pemeliharaan CS1: Bahasa yang tidak diketahui (link)
↑Staff writer(s) (27 March 2016). "Fußballprofi Loris Karius in der Heimat". Schwäbische Zeitung das Onlineportal (dalam bahasa German). Diarsipkan dari asli tanggal 2016-08-11. Diakses tanggal 7 November 2016.Pemeliharaan CS1: Bahasa yang tidak diketahui (link)
↑Staff writer(s) (11 Januari 2012). "Bis 2014: 05 bindet Karius" (dalam bahasa German). kicker. Diakses tanggal 7 November 2016.Pemeliharaan CS1: Bahasa yang tidak diketahui (link)