Liu Rong (Hanzi:劉榮; meninggal caApril 148 SM),[1]nama anumertaPangeran Min dari Linjiang (臨江閔王) adalah putra sulung dari Kaisar Jing dari Han. Ibunya adalah Nyonya Li (栗姬). Ia merupakan putra mahkotaDinasti Han pada 16 Mei 153 SM,[2] namun ia diturunkan pangkatnya menjadi Pangeran Linjiang pada 17 Januari 150 SM.[3] Ia mendapatkan kehormatan yang tidak dipercaya sebagai pangeran mahkota pertama yang dilengserkan di sejarah Kekaisaran Tiongkok.
Catatan sejarah menulis bahwa alasan Liu Rong dicopot dari posisi pangeran mahkota adalah karena perselisihan antara ibunya, Nyonya Li dengan tantenya, Putri Liu Piao yang merupakan kakak perempuan Kaisar Jing. Liu Piao mencoba mengatur pernikahan putrinya, Chen Jiao kepada Liu Rong namun Nyonya Li menolak. Nyonya Li sendiri juga tidak menyukai Liu Piao karena ia kerap memperkenalkan banyak selir cantik ke Kaisar Jing, membuat Nyonya Li iri. Marah karena merasa dihina oleh Nyonya Li, Liu Piao berdalih ke Permaisuri Wang Zhi yang saat itu hanya berstatus sebagai selir dengan pangkat meiren. Wang Zhi melahirkan seorang anak dari Kaisar Jing bernama Liu Che yang kelak dikenal sebagai Kaisar Wu dari Han. Setelah Liu Che yang masih berusia 5 tahun berkata kepada Liu Piao bahwa ia tidak hanya sudi, bahkan bersedia membangun 'istana emas' untuk Chen Jiao, Liu Piao mulai menyerang Nyonya Li dengan fitnah sementara memuji Wang Zhi karena membesarkan anak yang baik.[4] Kejatuhan Nyonya Li terjadi setelah sebuah insiden dengan Kaisar Jing: ketika sang kaisar sedang sakit parah, ia memanggil Nyonya Li dan berwasiat kepadanya untuk menjaga selir lain beserta anak-anak ketika kaisar sudah meninggal. Nyonya Li menolak permintaan itu, bahkan bertingkah sombong kepada kaisar. Setelah Kaisar Jing sembuh, ia mempertimbangkan kembali posisi Nyonya Li dan Liu Rong. Mengetahui situasi yang cukup mencegangkan ini, Wang Zhi kemudian membujuk seorang pejabat untuk memberikan petisi kepada kaisar untuk mengangkat Nyonya Li sebagai Permaisuri karena posisi Liu Rong sebagai pangeran mahkota. Mendengar manuver politik ini, Kaisar Jing sangat geram dan menurunkan pangkat Liu Rong menjadi Pangeran Linjiang.
Liu Rong kemudian dipenjara pada 148 SM karena melanggar aturan pembangunan. Saat membangun dinding untuk istananya, sebagian dinding menyentuh wilayah makam kakeknya, Kaisar Wen dari Han. Karena makam kaisar dianggap sebagai tanah sakral, Liu Rong dihukum penjara. Akhirnya ia dipaksa untuk membunuh diri oleh Zhi Du (郅都code: zh is deprecated ). Neneknya, Janda Permaisuri Dou kemudian mengeksekusi Zhi Du karena pelanggaran ringan.
Referensi
↑3rd month of the 9th year of Emperor Jing's reign (indicated as 2nd year of the Zhong era), per vol.16 of Zizhi Tongjian. The month corresponds to 30 Mar to 28 Apr 148 BCE in the proleptic Julian calendar. Liu Rong was older than his half-brother Liu Fei, Prince of Jiangdu, who was born in ca168 BC; their father Emperor Jing was born in ca188 BC. Thus, Liu Rong was likely born between 175 BC and 168 BC.
↑jisi day of the 4th month of the 4th year of Emperor Jing's reign, per vol.16 of Zizhi Tongjian. This was the same day Liu Che (the future Emperor Wu) was made Prince of Jiaodong. The title Crown Prince Li (栗太子code: zh is deprecated ) was an informal one.
↑Vol.16 of Zizhi Tongjian indicated that Liu Rong was deposed as Crown Prince on the jiyou (己酉) day of the 11th month of the 7th year of Emperor Jing's reign. However, there was no jiyou day in that month; there was a yiyou (乙酉) day in that month, which corresponds to 17 Jan 150 BCE in the proleptic Julian calendar