Nama Latin Libya (dari bahasa Yunani Λιβύη, Libyē) merujuk kepada kawasan di barat Nil yang umumnya meliputi Maghreb modern. Rakyatnya adalah leluhur dari bangsa Berber modern.[1] Bangsa Berber menduduki kawasan tersebut selama ribuan tahun sebelum permulaan catatan manusia di Mesir Kuno. Perubahan iklim berdampak pada lokasi pemukiman.
Pada zaman Helenistik, bangsa Berber dikenal sebagai bangsa Libya,[2] sebuah istilah Yunani untuk para penduduk Maghreb. Wilayah mereka disebut "Libya" dan terbentang dari Maroko modern sampai perbatasan barat Mesir kuno. Mesir modern terdiri dari Oasis Siwa, yang merupakan bagian dari Libya kuno. Bahasa Siwa, salah satu bahasa dari rumpun bahasa Berber, masih digunakan di kawasan tersebut