Liberty Memimpin Rakyat (bahasa Prancis:La Liberté guidant le peuplecode: fr is deprecated [lalibɛʁteɡidɑ̃ləpœpl]) adalah sebuah lukisan era Romantis karya seniman Prancis Eugène Delacroix, memperingati Revolusi Juli tahun 1830 yang menggulingkan Raja Charles X (berkuasa 1824–1830). Seorang “wanita rakyat” bertelanjang dada dengan topi Frigiamempersonifikasi konsep dan Dewi Liberty, didampingi oleh seorang pemuda memegang pistol di setiap tangan, memimpin sekelompok orang bergerak di atas barikade dan jasad-jasad bertumbangan sesambil memegang bendera Revolusi Prancis—sebuah bendera triwarna, yang kemudian menjadi bendera nasional Prancis setelah peristiwa tersebut—di satu tangan, dan mengacungkan senjata lontak berbayonet dengan tangan lainnya. Figur Liberty juga dipandang sebagai simbol Prancis dan Republik Prancis yang dikenal sebagai Marianne. Lukisan tersebut terkadang secara keliru dianggap menggambarkan Revolusi Prancis tahun 1789.[2][3]
Liberty Memimpin Rakyat dipamerkan di Louvre, Paris.
↑Jones, Jonathan (April 1, 2005). "Cry freedom". The Guardian (dalam bahasa American English). Diakses tanggal December 8, 2023. It is the definitive image of the French Revolution - and yet Eugène Delacroix's Liberty Leading the People does not portray the French Revolution at all...This scene, it tells us, took place on July 28 1830.
↑Marilyn, Yalom (1997). A history of the breast. Random House. hlm.122. ISBN978-0-679-43459-7. as in Delacroix's famous painting Liberty Leading the People, which was not about the revolution of 1789, as most people assume, but the bloody uprising of 1830