Leiomioma adalah kondisi medis berupa tumbuhnya jaringan tidak normal atau tumor jinak yang terdiri dari jaringan otot polos, Tumor jinak ini umum di temukan pada Rahim, meskipun tidak menutup kemungkinan terjadi pada organ sistem pencernaan, organ sistem reproduksi, serta juga ditemukan pada sistem kardiovaskular meskipun sangat langka. Berbeda dengan kanker (Leiomiosarkoma) yang sangat berbahaya, mioma uteri dikategorikan sebagai tumor yang bersifat jinak pada rahim. Mioma uteri terdiri dari jaringan otot polos dan fibrosa.
Faktor Risiko
Tumor ini paling sering ditemukan di uterus dan dikenal juga sebagai leiomyoma atau mioma uteri. Leiomyoma uteri juga merupakan tumor jinak yang paling sering terjadi pada organ reproduksi wanita (70%).Beberapa faktor risiko yang melatarbelakangi seseorang mengidap penyakit tersebut diantaranya:
Genetik dan ras.
Usia diatas 30 tahun meningkatkan risiko mioma uteri.
Pada umumnya oasien yang menderita penyakit tersebut tidak menimbulkan gajala spesifik, sehingga penderita tidak dapat mendeteksi secara dini penyakit yang diderita. Ada bebera gejala umum dari mioma uteri[2] diataranya:
Perut begah dan membesar
Sering buang air kecill.
Sembelit atau konstipasi
Nyeri haid
Siklus menstruasi berlangsung lebih lama dari biasanya