Lee Soo-sung (bahasa Korea:이수성code: ko is deprecated ; lahir 10 Maret 1939) adalah seorang akademisi, pengacara, dan politisi asal Korea Selatan yang menjabat sebagai Perdana Menteri Korea Selatan dari 18 Desember 1995 hingga 4 Maret 1997 di bawah pemerintahan Presiden Kim Young-sam.[1] Ia sebelumnya menjabat sebagai Rektor Universitas Nasional Seoul sebelum diangkat menjadi perdana menteri.[2]
Lee dikenal sebagai sosok akademisi dengan reputasi bersih di tengah skandal korupsi yang mengguncang kabinet Kim Young-sam pada masa itu[a].
Sebagai perdana menteri, Lee mendorong reformasi birokrasi dan pengawasan keuangan publik, meskipun sebagian kebijakannya terhambat oleh konflik politik antara lembaga eksekutif dan legislatif.[3]
Setelah mengundurkan diri pada 1997, Lee kembali ke dunia akademis dan aktif dalam organisasi hukum serta pendidikan di Korea Selatan[b].
Referensi
↑"Lee Soo-sung appointed as Prime Minister". *The Korea Herald*, 18 Desember 1995.
↑"Former Seoul National University President Lee Soo-sung named Prime Minister". *Yonhap News*, 1995.
↑"Korean PM Lee Soo-sung pushes for administrative reform". *Korea Times*, Januari 1996.
Catatan
↑"Lee ditunjuk untuk memulihkan citra pemerintahan setelah beberapa pejabat senior tersandung kasus korupsi"
↑"Lee sempat menjadi penasihat hukum bagi beberapa lembaga pemerintahan pasca-masa jabatannya"
Artikel ini tidak memiliki konten kategori. Bantulah dengan menambah kategori yang sesuai sehingga artikel ini terkategori dengan artikel lain yang sejenis.