Layanan Luar Negeri, yang aslinya menyediakan PNS kepada staf Kantor Luar Negeri, sempat menjadi sebuah layanan terpisah, namun tergantikan dengan Layanan Diplomatik pada 1918. Layanan Diplomatik juga menggantikan Layanan Kolonial pada akhir 1960an.
Wanita tidak boleh masuk Layanan Diplomatik sampai 1946. Sampai 1973, mereka disyaratkan hengkang saat mereka menikah. Duta besar perempuan pertama yang diangkat adalah Barbara Salt, untuk Israel pada 1962, tetapi sakit penyakit membuatnya tidak sempat memegang jabatan. Wanita pertama yang menjabat sebagai duta besar adalah Anne Warburton, yang dilantik untuk Denmark pada 1976.[2]