Lars Løkke RasmussenK.1 (Denmark:[ˈlɑːsˈløkəˈʁɑsmusn̩]ⓘ; lahir 15 Mei 1964) adalah seorang politikus Denmark yang telah menjabat sebagai Menteri Luar Negeri sejak 2022. Sebelumnya ia menjabat sebagai Perdana Menteri Denmark dari tahun 2009 hingga 2011 dan lagi dari tahun 2015 hingga 2019. Ia adalah Pemimpin partai Venstre dari tahun 2009 hingga 2019.
Dalam pemilihan umum 2011, pemerintah kehilangan mayoritas parlemen dan Rasmussen mengajukan pengunduran diri pemerintah kepada Queen Margrethe II. Ia digantikan oleh Helle Thorning-Schmidt dari Partai Sosial Demokrat pada tanggal 3 Oktober 2011. Dalam pemilihan umum 2015, partai sayap kanan kembali memperoleh mayoritas di Folketing. Rasmussen kembali menjadi perdana menteri dan membentuk kabinet kedua pada bulan yang sama. Kabinet ini terdiri dari anggota Venstre secara eksklusif, tetapi pada bulan November 2016 ia ditekan untuk juga memasukkan anggota Aliansi Liberal dan Partai Rakyat Konservatif, membentuk kabinet ketiganya.
Pada tanggal 6 Juni 2019, ia mengundurkan diri dari jabatannya sebagai perdana menteri setelah pemilihan umum, di mana pemerintahannya dikalahkan. Akan tetapi, ia tetap memimpin pemerintahan sementara hingga pemerintahan baru dibentuk dan dilantik. Hal ini diselesaikan pada 27 Juni 2019 dan Rasmussen digantikan sebagai perdana menteri oleh Mette Frederiksen. Ia mengundurkan diri sebagai ketua Venstre pada bulan Agustus 2019, dan meninggalkan partai pada bulan Januari 2021.[1] Dia kemudian membentuk Moderates, yang berkampanye untuk mengakhiri politik blok, dan memenangkan 16 kursi dalam pemilihan umum Denmark 2022.[2][3]