Ladir pertama kali dikenal sejak tahun 850 dengan nama Leitura.[2]
Wilayah
Sebelum dilebur, Ladir memiliki wilayah seluas 72km2 (28sqmi).[3] Dari wilayah seluas itu, 50,3% dimanfaatkan sebagai lahan pertanian, sedangkan 42,2% masih berupa hutan belantara. Sisanya, 2,6% digunakan untuk pemukiman penduduk dan 4,9% adalah gabungan dari sungai-sungai, gletser dan pegunungan.[3]
Penduduk
Ladir dihuni oleh 115 jiwa.[3]Hingga 2008[update], 9,7% dari seluruh penduduk adalah warga negara asing.[4] Dalam kurun 10 tahun terakhir, jumlah penduduk tetap sama. Sebagian besar penduduk (hingga 2000[update]) menuturkan bahasa Romansh(57,0%), kemudian bahasa Jerman (41,1%) dan bahasa Prancis (1,9%).[3]
Berikut adalah tabel perkembangan jumlah penduduk di Ladir.[2]