LEEDHingga tahun 2021, Taipei 101 telah meraih sertifikasi LEED Platinum sebanyak tiga kali.
Leadership in Energy and Environmental Design (LEED) adalah sebuah program sertifikasi bangunan hijau yang digunakan secara global.[1] Program ini dikembangkan oleh U.S. Green Building Council (USGBC), sebuah organisasi nirlaba di Amerika Serikat. LEED terdiri atas serangkaian sistem penilaian untuk perancangan, konstruksi, operasional, dan pemeliharaan bangunan hijau, rumah tinggal, dan kawasan permukiman. Tujuannya adalah membantu pemilik dan pengelola bangunan agar bertanggung jawab terhadap lingkungan serta menggunakan sumber daya secara efisien.
Hingga tahun 2024, tercatat lebih dari 195.000 bangunan bersertifikat LEED dan lebih dari 205.000 profesional terakreditasi LEED yang tersebar di 186 negara di seluruh dunia.[2] Di Amerika Serikat, Distrik Columbia secara konsisten menempati posisi teratas dalam luas bangunan bersertifikat LEED per kapita,[3] disusul oleh negara bagian Massachusetts, Illinois, New York, California, dan Maryland pada tahun 2022.[3]
Di luar Amerika Serikat, negara-negara dengan peringkat teratas pada tahun 2022 adalah Tiongkok Daratan, India, Kanada, Brasil, dan Swedia.[4] Sementara itu, LEED Kanada telah mengembangkan sistem penilaian tersendiri yang disesuaikan dengan iklim dan regulasi nasional Kanada.
Sejarah
Pada bulan April 1993, U.S. Green Building Council (USGBC) didirikan oleh Rick Fedrizzi (kepala pemasaran lingkungan di perusahaan Carrier), David Gottfried (pengembang properti), dan Michael Italiano (pengacara lingkungan). Sebanyak 60 perwakilan perusahaan dan organisasi nirlaba bertemu di American Institute of Architects untuk mendiskusikan pembentukan lembaga yang dapat mendorong industri konstruksi hijau dan mengembangkan sistem penilaian bangunan ramah lingkungan.[5][6][7] Salah satu tokoh berpengaruh pada tahap awal adalah arsitek Bob Berkebile.[8][9] Fedrizzi menjabat sebagai ketua sukarelawan pendiri USGBC dari tahun 1993 hingga 2004, kemudian menjadi CEO pada tahun 2004. Pada 4 November 2016, ia digantikan oleh Mahesh Ramanujam sebagai presiden dan CEO USGBC,[6][10] yang kemudian menjabat hingga tahun 2021.
Sejak 1 November 2021, posisi presiden dan CEO sementara USGBC dipegang oleh Peter Templeton.[11]
Tokoh penting dalam pengembangan program sertifikasi hijau LEED adalah Robert K. Watson, ilmuwan senior dari Natural Resources Defense Council (NRDC).[12][13] Watson, yang sering disebut sebagai “Bapak Pendiri LEED”, merupakan pencipta akronim LEED itu sendiri.[13]
↑TODAY, Thomas Frank, USA. "'Green' growth fuels an entire industry". USA TODAY (dalam bahasa American English). Diakses tanggal 2025-11-02. Pemeliharaan CS1: Banyak nama: authors list (link)
Artikel ini tidak memiliki konten kategori. Bantulah dengan menambah kategori yang sesuai sehingga artikel ini terkategori dengan artikel lain yang sejenis.