Kutubus Sittah (bahasa Arab:الكتب الستهcode: ar is deprecated , translit.al-Kutub as-Sittah, har.'enam buku') dalam Bahasa Indonesia berarti 'Enam Kitab', adalah sebutan yang digunakan untuk merujuk kepada enam buah kitab induk Hadis dalam Islam.[1] Keenam kitab ini merupakan kumpulan kitab-kitab hadis yang disusun oleh para pengumpul hadis awal. Kitab-kitab tersebut menjadi rujukan utama oleh muslim dalam merujuk kepada perkataan Nabi Islam Muhammad (hadis).
Tidak semua ulama fikih Sunni sepakat dengan penambahan Ibnu Majah. Secara khusus, Maliki dan Ibnu al-Atsir menganggap al-Muwattha' sebagai buku keenam.[2] Alasan penambahan Sunan Ibnu Majah adalah karena di dalamnya terdapat banyak hadis yang tidak termasuk dalam lima hadis lainnya, padahal semua hadis dalam figur Muwatta' dalam kitab-kitab Sahih lainnya.[2]