Kutub selatan Bulan adalah titik paling selatan di Bulan. Tempat tersebut diminati para ilmuwan karena kandungan es air do kawasan bayangan permanen di sekitarnya. Kawasan kutub selatan Bulan menampilkan kawah-kawah yang unik di sinar matahari yang nyaris konstan tak mencapai bagian dalamnya. Kawah semacam itu adalah jebakan dingin yang mengandung fosil hidrogen, es air, dan kandungan lain yang berasal dari Tata Surya awal.[1][2] Sebaliknya, kawasan kutub utara Bulan menunjukkan kuantitas yang lebih rendah dari kawah-kawah serupa.[3]