Kumbang tanduk atau bangbung (Oryctes rhinocerus) adalah jenis kumbang badak (Dynastinae) yang tersebar luas di Asia Tenggara, ke timur sampai pulauIrian, ke utara sampai pulauFormosa.[2] Kumbang dewasa berwarna hitam atau cokelat tua.[2] Panjang tubuh 3,5–4,5cm dengan kepala bertanduk.[2]Tanduk kumbang jantan lebih panjang dan melengkung ke belakang, sedangkan tanduk kumbang betina berupa tonjolan.[2]Larva sebesar pisang susu, berwarna putih kelabu, ditutup rambut-rambut cokelat dan jarang-jarang.[2] Kepala larva kecil berwarna cokelat kemerahan.[2] Makanannya empulur batang yang membusuk.[2]Pupa terbungkus bahan yang terbentuk dari tanah serta dari daun-daun dan ranting.[2] Kumbang dewasa menempel pada pucuk daun, menyerap cairan, dan merusak jaringan daun yang masih muda.[2] Kumbang ini banyak terdapat pada berbagai jenis pohon palem (Palmae), bertelur pada batang tanaman inang yang membusuk.[2]
Kumbang tanduk (Oryctes rhinoceros) merupakan salah satu serangan hama yang mengakibatkan kematian tanaman kelapa sawit muda hingga 1,0–2,5 persen.[3]