Kuil Shikaumi (志賀海神社code: ja is deprecated ) adalah sebuah kuil Shinto yang terletak di Pulau Shikanoshima,[1]Fukuoka, Jepang.[2][3]
Suku Azumi yang mendiami Kyushu, secara tradisional memuja dewa laut Watatsumi.[4]Kuil Shikaumi sendiri didedikasikan untuk Watatsumi dan Azumi-no-isora.[5]
Tokoh-tokoh utama yang dipuja di kuil ini antara lain, di sebelah kiri ada Nakatsu Watatsumi no Kami (dewa kedalaman tengah) dan Permaisuri Jingū; di tengah, Sokotsu Watatsumi no Kami (dewa laut dalam) dan Tamayorihime no Kami; dan di sebelah kanan, Uwatsu Watatsumi no Kami (dewa permukaan laut) dan Kaisar Ōjin.[6]:xxvi
Ketiga dewa laut tersebut diduga berhubungan dengan praktik penangkapan ikan di masa lalu.[6]
Kuil ini memiliki hubungan historis dengan perang asing karena merupakan tempat di mana Permaisuri Jingū melancarkan invasinya ke Korea, dan juga merupakan lokasi konflik selama invasi Mongol ke Jepang.[2]
Permaisuri Jingū dan Kaisar Ojin sama-sama dipuja di kuil ini karena hubungan mereka dengan mitos invasi Tiga Han.[6]:xxvii Permaisuri Jingu berhubungan seks dengan dewa Azumi-no-isora saat sedang mengandung Kaisar Ojin setelah Ōjin mengatakan dari dalam kandungan bahwa hal itu dapat diterima, dan kemudian Azumi no Isora memberinya permata pasang surut.[6]:xxvii Kuil Watatsumi yang didirikan oleh Permaisuri Jingu ketika ia kembali dari kampanye Tiga Han (三韓code: ja is deprecated ) Korea memuja Watatsumi,[7] begitu pula Kuil Ikasuri dan Kuil Ikuta yang juga dibangunnya.[8]
Upacara gojinkosai dua tahunan yang digelar di kuil ini diakui sebagai warisan budaya tak benda oleh pemerintah prefektur.[9]
Kuil ini menggabungkan ciri khas rusa dalam ritual dan desainnya. Motif rusa memiliki makna penting bagi masyarakat Azumi dan kepercayaan mereka, dan merupakan ciri umum dalam budaya historis wilayah tersebut.[2][4]