Di Ambon, orang-orang biasanya membeli ubi dengan ukuran "gepe" untuk membuat kue suami. Satu gepe ubi berbentuk bundar, berdiameter 20–30 cm, dan tebal 10 cm.[butuh rujukan] Satu gepe ubi bisa menghasilkan 30–50 pasang kue suami berbentuk kerucut berdiameter 5 cm dan tinggi 7 cm. Kue suami dijual dengan cara menempelkan dua buah kue suami (menjadi pasangan kue suami).[butuh rujukan]
Jenis kue suami
Kue ini memiliki tiga jenis, polos yang biasa dimakan dengan sambal colo dan ikan kuah. Kedua, dengan Menggunakan taburan kelapa parut yang belum terlalu tua. Santan dari kelapa parut yang tidak terlalu tua, digunakan untuk menambah rasa gurih. Ketiga, dihidangkan dengan gula merah, seperti kue lupis.[2] Kue suami tanpa campuran biasanya disantap dengan lauk seperti ikan atau sambal colo-colo. Kue suami dengan gula biasanya disantap dengan teh atau kopi. Kue suami dengan kelapa setengah tua disantap dengan gula cair.[butuh rujukan]