Artikel atau bagian ini sedang dalam perubahan besar untuk sementara waktu. Untuk menghindari konflik penyuntingan, dimohon jangan melakukan penyuntingan pada halaman ini selama pesan ini ditampilkan.
Halaman ini terakhir disunting pada 10.11, 18 September 2025 (UTC) (7 bulan lalu)– (hapus singgahan). Pesan ini dapat dihapus jika halaman ini sudah tidak disunting dalam beberapa jam. Jika Anda adalah penyunting yang menambahkan templat ini, harap diingat untuk menghapusnya setelah selesai atau menggantikannya dengan {{Akan dikerjakan}} di antara masa-masa menyunting Anda.
Pendahuluan
Kontrol Senjata ialah adalah suatu alat yang digunakan untuk melukai,membunuh atau menghancurkan suatu benda. Penggunaannya harus di regulasi dalam rangka memastikan keamanan daripada pemilik senjata maupun lingkungan di sekitarnya. Kontrol senjata[1] yang baik harus di landasi dengan beberapa persyaratan antara supplier dengan pembeli, hal ini menjadi tanggung jawab negara melalui pemerintah yang menjadi pihak otoritas dalam memastikan keamanan daripada pendistribusian dan penggunaannya.
Sejarah awal
Penggunaan senjata berawal dari zaman prasejarah yang di bangun sekitar 8000 SM. The stone walls of Jericho menjadi bukti yang mewakili teknologi pertama yang dianggap punya tujuan militer. Perkakas batu pertama berumur ratusan ribu tahun, sedangkan kemunculan alat persenjataan seperti mata panah pertama berumur lebih dari 60.000 tahun lalu. Peralatan berburu, seperti pelempar tombak (atlatl), busur sederhana, lembing, dan pengumban juga termasuk alat yang memiliki potensi militer yang besar. Tapi, peralatan pertama yang diketahui dirancang dengan sengaja sebagai senjata ofensif yaitu gada dari Zaman Khalkolitik atau zaman perunggu awal.[2]