Konstantinus IV lahir pada sekitar tahun 652. Ayahandanya, Konstans II, adalah Kaisar Bizantium yang berkuasa dari tahun 641 hingga 668. Konstantinus IV memiliki dua orang saudara laki-laki, yaitu Tiberius dan Herakleios.
Pada masa pemerintahan Konstantinus IV, Kekaisaran Bizantium terus-menerus diserang oleh Kekhalifahan Arab. Pada tahun 669, pasukan Arab menyerang Konstantinopel, tetapi dapat dipukul mundur oleh pasukan Bizantium. Konstantinus IV juga berhasil memenangkan pertempuran lainnya melawan Arab, termasuk Pertempuran Syllaeum pada tahun 678.
Perang melawan Bulgar
Pada tahun 680, Konstantinus IV memimpin pasukan Bizantium melawan Kekaisaran Bulgar Pertama. Pasukan Bizantium berhasil memenangkan pertempuran, tetapi Konstantinus IV terluka parah dan terpaksa kembali ke Konstantinopel.
Pemerintahan
Konstantinus IV dikenal sebagai kaisar yang bijak dan adil. Ia memperkuat kekuatan angkatan laut Bizantium dan memperbaiki sistem pertahanan kekaisaran. Ia juga memperkuat kekuasaan patriarkKonstantinopel dan memperbaiki hubungan antara Kekaisaran Bizantium dan Gereja Ortodoks.
Keluarga
Konstantinus IV menikah dengan Anastasia, dan mereka memiliki dua orang putra, yaitu Yustinianus II dan Herakleios. Yustinianus II kemudian menjadi Kaisar Bizantium setelah kematian Konstantinus IV.
Kematian
Konstantinus IV meninggal pada tanggal 10 Juli 685, setelah menderita penyakit yang berkepanjangan. Ia digantikan oleh putranya, Yustinianus II, yang berusia 16 tahun saat itu.
Referensi
Norwich, John Julius (1990). Byzantium: The Early Centuries. Penguin Books.
Ostrogorsky, George (1957). History of the Byzantine State. Rutgers University Press.
Treadgold, Warren (1997). A History of the Byzantine State and Society. Stanford University Press.