Artikel ini sebagian besar atau seluruhnya berasal dari satu sumber. Tolong bantu untuk memperbaiki artikel ini dengan menambahkan rujukan ke sumber lain yang tepercaya.
Kongregasionalisme adalah sebuah bentuk pemerintahan Calvinist yang menekankan otonomi jemaat setempat, inilah yang membedakan Kongregasionalisme dengan Presbyterian dan Kontinental Reformed[1] meskipun mereka sama-sama Calvinist dan doktrin mereka sama persis, hanya beda di sistem pemerintahan Gereja. Pendiri dari kongregasionalisme adalah Robert Browne (1550–1633).[2] Nama kongregasionalisme ini muncul mula-mula dalam suatu perkumpulan di Skotlandia pada Desember 1557.[2] Pada mulanya mereka menyebut diri sebagai "Congregation of the Lord".[2] Maksud mereka saat itu bukanlah untuk membasmi Gereja Negara di Inggris pada saat itu.[2] Robert Browne merumuskan asas-asas Kongregasionalisme sehingga golongan ini juga dikenal dengan sebutan Brownist.[1] Prinsip utama yang selalu dipegang dalam bentuk pemerintahan ini adalah hanya Kristus lah yang menjadi kepala gereja.[1] Namun, bentuk ini juga mengakui prinsip demokrasi dalam gereja.[1] Semua anggota jemaat mempunyai jabatan imam di hadapan Tuhan Allah.[1] Mereka menyatakan bahwa Kerajaan Allah tidak dimulai oleh seluruh jemaat tetapi dimulai dari mereka yang sedikit.[1] Gereja harus bebas dari campur tangan pemerintah dan gereja mempunyai hak untuk memerinta dan mengurus dirinya sendiri.[1] Selain itu mereka berpendapat bahwa gereja itu diikat bersama oleh perjanjian Allah.[1]