Sejarah
Awalnya, stasiun televisi ini didirikan dengan nama Batanghari TV (disingkat BTV, digayakan btv). Stasiun televisi ini yang saat itu berpusat di Simpang Rimbo, Jambi, mulai mengudara di akhir 2012[1][4] setelah melalui berbagai persiapan.[5][6] Izinnya tercatat sudah didapat pada 23 Juli 2012, bernomor No. 433/KEP/M.KOMINFO/07/2012.[7] Walaupun demikian, siarannya sering kali menemui kendala, terutama pada pemancarnya.[8][9][10]
Dalam perkembangannya, beberapa bulan setelah bersiaran, BTV kemudian menggandeng Kompas TV di Jakarta sebagai partner kerjasamanya.[11][12] BTV akan dijadikan sebagai jaringan dari Kompas TV di Jambi, yang direncanakan saat itu akan terealisasi pada Mei 2013. Akan tetapi, kerjasama tersebut belum terwujud pada bulan tersebut,[13] bahkan BTV sempat harus menghentikan siarannya kembali pada Desember 2013 (sehingga hanya bisa disaksikan lewat live streaming)[14][15] dan sempat dicabut izin sementaranya oleh KPI Daerah Jambi pada Maret 2014.[16] Dalam proses itulah, BTV kemudian diambil alih kepemilikannya oleh Kompas TV dan pusat siarannya berpindah ke kantor Tribun Jambi.[17] Setelah proses itu, BTV pun kembali mengudara (kali ini secara tetap) sejak 8 April 2014, meski dalam status masih percobaan.[18][19]
Sejak saat itu, BTV pun resmi berjaringan dengan Kompas TV Jakarta, dengan merelai siarannya ditambah sejumlah program lokal.[20][21] Kemudian, pada 19 September 2016, nama Batanghari TV (BTV) pun ditinggalkan, digantikan oleh Kompas TV Jambi dan format program-programnya menyesuaikan Kompas TV yang saat itu telah menjadi televisi berita. Mayoritas programnya adalah merelai Kompas TV Jakarta, sementara sisanya adalah siaran lokal di pagi hari (awalnya sempat juga di sore hari) selama 2,5 jam. Guna menopang operasinya, Kompas TV Jambi saat ini telah memiliki studio sendiri bagi menyiarkan dan merekam program siaran lokal. Untuk membantu programnya juga, Kompas TV Jambi juga bekerjasama dengan biro Kompas TV wilayah Sumbagsel (Kompas TV Palembang, Kompas TV Bangka-Belitung, Kompas TV Lampung dan Kompas TV Bengkulu).[2]