Artikel ini tidak memiliki pranala ke artikel lain. Bantu kami untuk mengembangkannya dengan memberikan pranala ke artikel lain secukupnya.(Agustus 2025)
Komisi Eropa atau bahasa Inggris:European Commissioncode: en is deprecated adalah badan eksekutif utama Uni Eropa. Komisi ini memiliki mandat untuk mengusulkan legislasi, menegakkan perjanjian UE, serta memastikan bahwa Negara anggota Uni Eropa menerapkan hukum dan kebijakan UE secara konsisten. Selain itu, Komisi juga mengelola anggaran Uni Eropa dan mewakili UE dalam negosiasi perjanjian internasional.[1]
Sejarah
Komisi Eropa dibentuk pada tahun 1958 sebagai badan eksekutif Masyarakat Ekonomi Eropa (EEC). Sejak itu, Komisi telah berkembang menjadi institusi utama yang berperan dalam kebijakan, regulasi, dan integrasi ekonomi Uni Eropa. Presiden pertama Komisi Eropa adalah Walter Hallstein (1958–1967).
Struktur
Komisi Eropa terdiri dari:
Presiden Komisi – memimpin Komisi dan menetapkan agenda prioritas kebijakan.
Komisaris Uni Eropa – masing-masing bertanggung jawab atas portofolio tertentu, seperti lingkungan, perdagangan, atau ekonomi.
Sekretariat Jenderal dan Direktorat Jenderal – mendukung pekerjaan administratif dan teknis Komisaris.
Presiden Komisi diusulkan oleh Dewan Eropa dan disetujui oleh Parlemen Eropa, sedangkan Komisaris ditunjuk oleh negara anggota dan dikonfirmasi oleh Parlemen Eropa.
Fungsi utama
Inisiatif legislasi – mengusulkan peraturan dan direktif yang kemudian dibahas oleh Parlemen Eropa dan Dewan Uni Eropa.
Pengawasan dan penegakan hukum – memastikan negara anggota mematuhi peraturan UE, termasuk melalui proses pelanggaran hukum (infringement procedure).
Manajemen anggaran UE – mengalokasikan dana untuk program-program di seluruh Uni Eropa.
Perwakilan internasional – menegosiasikan perjanjian perdagangan dan diplomasi atas nama UE.