Kolam Renang Sangraja adalah sebuah kolam renang yang berlokasi di Kelurahan/Kecamatan Cigasong, Kabupaten Majalengka. Kolam renang ini sudah ada sejak 1819. Masyarakat di Majalengka meyakini kolam renang tersebut merupakan pemandian pertama dan tertua di Majalengka itu dibangun pada zaman kerajaan. Sebelum diberi nama Kolam Renang Sangraja, pemandian ini dahulu diberi nama Tamansari. Pergantian nama tersebut dilakukan pada tahun 1912, bertujuan untuk mengabadikan sejarah dari tempat tersebut, di mana kolam renang tersebut merupakan tempat bermain para keturunan raja, selain itu perubahan nama tersebut dilakukan pada saat revitalisasi tempat tersebut.[1]
Kilas Balik
Dahulu kolam renang Sangraja hanya digunakan untuk keluarga Tumenggung Natakaria. Fungsinya sebagai tempat hiburan bagi para raja dan bangsawan. Di masa penjajahan Belanda kolam ini menjadi tempat hiburan bagi para pejabat Belanda karena lokasinya berdekatan dengan Bendungan Sungai Cideres. Setelah Indonesia merdeka, kolam renang ini diperbolehkan untuk masyarakat umum. Di tahun 1911-1912 kolam dan tugu yang ada di sana diperbaiki oleh bupati Majalengka ke-7 RAA Sasrabahu, termasuk penambahan pagar untuk melindungi situs bersejarah ini. Lalu tahun 1922 direnovasi lagi oleh Bupati Majalengka ke-8 Raden Mas Aria Adipati Suriatanudibrata.[2] Di tahun 2010 terdapat kolam tambahan yang digunakan untuk budidaya ikan dengan ukurannya 15x25 meter dan kedalaman sekitar 2 meter.[3]
Fasilitas
3 kolam renang: 1 kolam utama dan 2 kolam tambahan yang dibangun pada tahun 1980-an.[4]