Semua kode dan nama terkaitnya disertakan dalam database (EPPO Global Database). Secara total, ada lebih dari 93.500 spesies yang terdaftar dalam database EPPO, termasuk:[1]
11.500 spesies mikroorganisme (misalnya bakteri, jamur, virus, viroid, dan serupa virus)
Tumbuhan diidentifikasi dengan kode lima huruf, organisme lain dengan kode enam huruf. Dalam banyak kasus, kode-kode tersebut merupakan singkatan mnemonik dari nama ilmiah organisme, yang berasal dari tiga atau empat huruf pertama genus dan dua huruf pertama spesies.[2] Misalnya, jagung, atau jagung (Zea mays), diberi kode "ZEAMA"; kode penyakit hawar daun kentang (Phytophthora infestans) adalah "PHYTIN". Kode unik dan konstan untuk setiap organisme memberikan metode singkat untuk mencatat spesies. Kode EPPO menghindari banyak masalah yang disebabkan oleh revisi nama ilmiah dan taksonomi yang sering menghasilkan sinonim berbeda yang digunakan untuk spesies yang sama. Saat taksonomi berubah, kode EPPO tetap sama.[2] Sistem EPPO digunakan oleh organisasi pemerintah, lembaga konservasi, dan peneliti.[3][4]
12"EPPO Codes". www.eppo.int (dalam bahasa Inggris). EPPO.
↑Francis, A; Warwick, S I (July 2009). "The Biology of Canadian Weeds. 142. Camelina alyssum (Mill.) Thell.; C. microcarpa Andrz. ex DC.; C. sativa (L.) Crantz". Canadian Journal of Plant Science. 89 (4): 791–810. doi:10.4141/CJPS08185.