Sejarah
Pada 30 September 1945, pemuda-pemudi yang mencintai Kemerdekaan Republik Indonesia yang diproklamasikan pada 17 Agustus 1945 membentuk organisasi-organisasi massa. Seperti di Aceh berdiri Ikatan Pemuda Indonesia (IPI), di Medan Barisan Pemuda Indonesia (BPI), di Sumatera Barat, Pemuda Republik Indonesia (PRI) dan Pemuda Indonesia (PI) di Riau. Organisasi-organisasi massa yang banyak berdiri itulah di antaranya menjelma menjadi Tentara Keamanan Rakyat (TKR).
Pembentukan KO-TT I/SU
Berdasarkan Penetapan Kasad No: 83/KSAD/PNT/1950 tanggal 20 Juni 1950 Komando Tentara Teritorium Sumatera Utara (KO TT-SU) diubah menjadi Komando Tentara Teritorium-I Sumatera Utara (KO TT-I/SU) dan wilayahnya meliputi Aceh, Sumatera Utara, Sumatera Barat dan Riau.
Tanggal 20 Juni 1950 inilah ditetapkan sebagai Hari Jadi Kodam I/Bukit Barisan yang dikuatkan dengan ST Kasad No: ST/636/05/1986 tanggal 20 Mei 1986. Berdasarkan Penetapan Panglima KO TT-01/SU Nomor: 247/05/ORG/1951, selanjutnya tanggal 21 Juni 1951 KO TT-01/SU berubah menjadi KO TT-01/Bukit Barisan (KO TT-01/BB), sedangkan wilayahnya sama dengan KO TT-01/SU.
KO TT-01/BB membawahi 04 Resimen Infanteri, yaitu:
- Resimen Infanteri 01 di Aceh,
- Resimen Infanteri 02 di Sumatera Timur,
- Resimen Infanteri 03 di Tapanuli dan
- Resimen Infanteri 04 di Sumbar-Riau.
Tanggal 22 Desember 1956 Resimen Infanteri 01 Aceh dan 04 di Sumbar-Riau dipisahkan dari KO TT-01BB dan selanjutnya masing-masing berkembang menjadi Komando Daerah Militer (KDM). Di Aceh dibentuk Kodam I/Iskandar Muda, di Sumbar-Riau dibentuk Kodam III/17 Agustus dan KO TT-01/BB berubah menjadi Kodam II/Bukit Barisan.
Penggabungan Kodam
Berdasarkan Perintah Operasi Kasad No: 011/1984 tanggal 22 September 1984 tentang Reorganisasi TNI-AD yang kemudian disempurnakan dengan Surat Telegram KASAD No: STR/430/1984 tanggal 21 Oktober 1984 dan STR/603/1984 tanggal 28 Desember 1984, jumlah Kodam yang ada dikurangi menjadi 10 Kodam. Kodam Iskandar Muda,Kodam 1 Bukit Barisan dan Kodam 17 Agustus dilikuidasi atau digabungkan.
Ketiga Kodam tersebut dijadikan satu dengan nama Kodam 1 Bukit Barisan dan wilayahnya meliputi: Aceh, Sumatera Utara, Sumatera Barat, dan Riau
Atas dasar itu, Kodam 1 BB saat itu telah membawahi 7 buah Korem, yaitu Korem 011/Lilawangsa di Lhokseumawe, Korem 012/Teuku Umar di Banda Aceh, Korem 021/Dataran Tinggi di Binjai, Korem 022/Pantai Timur di Pematang Siantar, Korem 023/Kawal Samudera di Sibolga, Korem 031/Wira Bima di Pekanbaru, Korem 032/Wirabraja di Padang.
Pembentukan kembali Kodam Iskandar Muda
Pada tanggal 5 Februari 2002, atas kebijakan pemerintah Kodam Iskandar Muda didirikan kembali dan membawahi dua Korem, yakni Korem 011/Lilawangsa dan Korem 012/Teuku Umar.