Ki Timbul lahir dari keluarga dalang. Ayahnya, Gito Wasito, merupakan mantan dalang, dan ibunya, Sinah, merupakan keturunan dari keluarga dalang pula.[2] Walaupun lahir dari orang tua yang menggeluti bidang perwayangan, ia tidak ingin mengandalkan bakat dari orang tuanya saja. Setelah lulus dari Sekolah Rakyat, ia melanjutkan pendidikan ke sekolah dalang Habiranda Kraton Yogyakarta selama dua tahun.[2]
Ki Timbul sering memperkaya pengetahuan dan pemahaman dengan membaca, sehingga ia dapat mempertunjukkan lakon banjaran, seperti Sengkuni, Kresna, Gatotkaca, Dorna, Kresna dan Karna.[2]