Chenla atau Zhenla (Hanzi sederhana:真腊; Hanzi tradisional:真臘; Pinyin:Zhēnlà; Wade–Giles:Chen-la; bahasa Khmer:ចេនឡាcode: km is deprecated ; bahasa Vietnam:Chân Lạpcode: vi is deprecated ) adalah sebutan China untuk merujuk kepada suatu kerajaan penerus Funan dan pendahulu Kerajaan Khmer yang berdiri dalam kurun abad ke-6 sampai ke-9 Masehi di semenanjung Indochina. Nama ini masih digunakan dalam naskah China abad ke-13 karya duta Tiongkok Zhou Daguan, penulis Adat-istiadat Kamboja.[1] Akan tetapi, sejarawan modern menggunakan nama ini untuk merujuk periode khusus sejarah Kamboja kurun akhir abad ke-6 sampai awal abad ke-9.[2] Diragukan apakah "Chenla" sebagai negara bersatu pernah berdiri, dan mungkin ini kekeliruan sejarawan China. Kebanyakan sejarawan modern sepakat bahwa "Chenla" adalah sekumpulan konfederasi lepas, yaitu persekutuan antar beberapa kerajaan kecil atau unit politik kecil.[3]
Para ahli sejarah menamai periode atau zaman berdirinya negara ini sebagai Zaman pra-Angkor.
↑Claude Jacques (1979). "'Funan', 'Zhenla': The Reality Concealed by These Chinese Views of Indochina.". Early South East Asia. Oxford University Press. hlm.376.. Cited in: David Chandler (2008). A History of Cambodia (Edisi 4th). Westview Press. hlm.33.
Artikel bertopik sejarah ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.