Artikel ini tidak memiliki kotak info. Anda mungkin ingin menambahkan sebuah kotak info, agar artikel menyerupai tampilan standar untuk topik ini. Halaman pembicaraan ini mungkin berisi spanduk proyek relevan yang menyediakan kotak info standar untuk jenis artikel ini. Lihat pula Kategori:Templat kotak info dan Wikipedia:ProyekWiki Kotak info.
Menurut sensus tahun 2000, kota ini memiliki jumlah penduduk sebesar 3.600 jiwa atau 646 rumah tangga.
Sejarah
Turtle Islands pada awalnya dibentuk sebagai sebuah distrik khusus di provinsi Sulu pada 13 Oktober 1947 melalui Executive Order No. 95 yang ditandatangani oleh Presiden FilipinaManuel Roxas. Setahun kemudian, Executive Order No. 130 yang ditandatangani oleh Presiden Elpidio Quirino resmi mengubah status menjadi sebuah distrik. Turtle Islands baru secara resmi dibentuk sebagai munisipalitas pada 1 Juli 1958 melalui Executive Order No. 355 yang dikeluarkan oleh Presiden Carlos P. Garcia.
Ketika provinsi Tawi-Tawi dibentuk sebagai hasil pemekaran dari provinsi Sulu pada 11 September 1973 melalui Presidential Decree No. 302, Turtle Islands menjadi bagian dari provinsi baru tersebut.
Pada tahun 1988, muncul berita bahwa Malaysia telah menganeksasi kepulauan ini. Namun, "aneksasi" ini merupakan akibat dari kesalahan pembacaan peta pelayaran Amerika oleh perwira angkatan laut Filipina. Perwira itu salah melihat rute kapal sebagai batas zona ekonomi Malaysia.[1]