Terdapat 15 pulau dalam kelompok ini, yang terbesar adalah Bolshoy Beryozovy (Berezovy Besar, Finlandia: Koivistonsaari). Pulau lainnya yaitu Zapadny Beryozovy (Beryozovy Barat, Finlandia: Tiurinsaari) dan Severny Beryozovy (Beryozovy Utara, Finlandia: Piisaari). Luas wilayah kelompok ini, yang memiliki pesisir sepanjang 200km, adalah 92km². Kepulauan dilindungi oleh negara sebagai suaka burung laut dan salah satu situs Ramsar di Rusia.
Sebelum perang salib Swedia ketiga, kepulauan ini membayar pajak ke Novgorod; setelah perang salib mereka menjadi bagian Swedia. Pada tahun 1721 mereka menjadi bagian Rusia, dan di tahun 1812 mereka dikembalikan ke Keharyapatihan Finlandia bersama provinsi Vyborg. Di Finlandia yang telah merdeka kepulauan ini termasuk dalam paroki bernama Koivisto (Swedia: Björkö). Permukiman utama di kepulauan ini bernama Saarenpää (Krasnoostrovskiy). Setelah Perang Dunia II, kepulauan diserahkan oleh Finlandia kepada Uni Soviet. Seluruh penduduk Finlandia diusir dan digantikan oleh penduduk dari Uni Soviet sejak September 1944 hingga seterusnya. Nama-nama tempat mulai dirusifikasi setelah tahun 1947 bersamaan dengan tempat-tempat lainnya di Tanah Genting Karelia milik Finlandia yang telah diduduki di tahun 1944.
Nama Traktat Björkö (1905) diambil dari nama kepulauan ini.