Kekristenan Berotot adalah sebuah gerakan filsafat yang bermula di Inggris pada pertengahan abad ke-19, yang dikarakterisasi oleh keyakinan dalam tugas patriotik, moral dan keelokan fisik dari atletisisme, disiplin, pengorbanan diri dan kejantanan. Kekristenan berotot bermula dari Rasul Paulus, yang memakai kiasan-kiasan atletik untuk menyebut tantangan-tantangan kehidupan Kristen.[1]