"Janganlah kausabit ladangmu habis-habis sampai ke tepinya."
Kedoshim, K'doshim, atau Qedoshim (קְדֹשִׁים — Ibrani untuk "hal-hal kudus," kata ke-14, dan kata distinsif pertama dalam parsyah tersebut) adalah bacaan Taurat Mingguan (פָּרָשָׁה, parashah) ke-30 dalam siklus bacaan TauratYahudi tahunan dan ketujuh dalam Kitab Imamat. Bacaan tersebut meliputi Imamat 19:1–20:27. Parsyah tersebut berisi hukum kekudusan dan perilaku etis, mengulang Sepuluh Perintah Allah. Bacaan tersebut juga berisi hukuman-hukuman untuk penyimpangan seksual. Parsyah tersebut terdiri dari 3.229 huruf Ibrani, 868 kata Ibrani dan 64 ayat dan dapat meliputi sekitar 109 baris dalam gulungan Kitab Taurat (סֵפֶר תּוֹרָה, Sefer Torah).[1]
Yahudi umumnya membacanya pada Akhir April atau Mei. Kalender Ibranisurya-candra terdiri dari 55 pekan, jumlah yang ada beragam antara 50 dalam tahun biasa dan 54 atau 55 dalam tahun kabisat. Pada tahun-tahun kabisat (contohnya 2019, 2022, 2024, dan 2027), parsyah Kedoshim dibaca terpisah. Pada tahun-tahun umum (contohnya 2018, 2020, 2021, 2023, dan 2026), parsyah Kedoshim dipadukan dengan parsyah sebelumnya, Acharei Mot, untuk membantu mencapai jumlah yang dibutuhkan dari bacaan mingguan. Beberapa kongregasi Konservatif mengambil bacaan dari sebagian parsyah tersebut Imamat 19 untuk bacaan tradisional Imamat 18 dalam doa MinchahYom Kippur.[2] Selain itu dalam buku doa Hari Raya BesarYudaisme Reformasi standar (מחזור, machzor), Imamat 19:1–4, 9–18, dan 32–37 adalah bacaan-bacaan Taurat untuk doa siang Yom Kippur.[3]
↑See Mahzor for Rosh Hashanah and Yom Kippur. Edited by Jules Harlow. United Synagogue of Conservative Judaism. ISBN0-87441-148-3.
↑Gates of Repentance: The New Union Prayerbook for the Days of Awe. Edited by Chaim Stern, pages 452–55. New York: Central Conference of American Rabbis, Revised ed. 1996. ISBN0-88123-069-3.