Kebun pondok adalah gaya kebun khas yang menggunakan desain informal, material tradisional, tanaman yang rapat, dan campuran tanaman hias dan tanaman pangan. Berasal dari Inggris, kebun ini lebih mengutamakan keanggunan dan pesona daripada kemegahan dan struktur formal. Kebun-kebun nyaman dan fungsional yang terhubung dengan pondok telah ada sejak berabad-abad lalu, tetapi pembaruan gayanya terjadi di Inggris pada tahun 1870-an sebagai reaksi terhadap taman-taman perkebunan yang lebih terstruktur dan terawat ketat dengan desain formal dan penanaman tanaman semusim rumah kaca.
Kebun-kebun pondok paling awal lebih praktis daripada kebun-kebun masa kini, dengan penekanan pada sayuran dan herba, pohon buah-buahan,[1] terkadang sarang lebah, dan bahkan hewan ternak. Bunga, yang dulunya lebih banyak ditanam untuk mengisi tempat kosong, lambat laun menjadi lebih dominan ditanam di kebun pondok. Kebun pondok tradisional biasanya tertutup, dengan gerbang yang dihiasi mawar. Bunga-bunga yang umum ditanam di kebun pondok awal termasuk bunga-bunga dari toko bunga tradisional seperti bunga primrose dan bunga violet, serta bunga-bunga yang digunakan untuk keperluan rumah tangga seperti kalendula dan berbagai herba. Tanaman lain yang banyak ditanam yaitu mawar kuno yang harum dan mekar setahun sekali, dan bunga-bunga sederhana seperti aster.
Hunt, John Dixon; Joachim Wolschke-Bulmahn (1993). The Vernacular Garden: Dumbarton Oaks Colloquium on the History of Landscape Architecture XIV. Dumbarton Oaks. hlm.9. ISBN978-0-88402-201-5.
Sackville-West, "Hidcote Manor", Journal of the Royal Horticultural Society74 (1949:476-81), noted by Brent Elliott, "Historical Revivalism in the Twentieth Century: A Brief Introduction" Garden History28.1, Reviewing the 20th-century Landscape (Summer 2000:17–31)