Katedral Gamu atau yang bernama resmi Katedral Santo Mikael sang Malaikat Agung, sebelumnya dikenal sebagai Katedral Santo Ferdinandus adalah sebuah gereja katedralKatolik yang terletak di kota Gamu, di provinsi Isabela, Filipina. Sebelum dibangun, bekas kedudukan Keuskupan Ilagan terletak di Gereja San Fernando di Barangay Bagumbayan, Kota Ilagan, Isabela.[1] Katedral ini sempat menjadi pusat kedudukan Keuskupan Ilagan, sebelum dipindahkan ke katedral baru di Ilagan.
Katedral Santo Ferdinandus Lama
Sejarah
Ilagan bermula sebagai encomienda Don Hernandez de Paz sekitar tahun 1617. Kota ini juga didirikan sebagai misi para pastor Dominikan yang disebut San Miguel de Bolo pada tanggal 21 April 1619. Setelah pemberontakan lokal pada tahun 1621 oleh penduduk setempat Ilagan dan kota-kota terdekat Naguilian dan Baculud, tidak ada yang ditulis tentang sejarah kota tersebut sampai ditemukan kembali oleh Pedro Jimenez pada tahun 1678. Pada waktu itu, secara resmi dinamai sebagai San Fernando de Ilagan. Itu juga secara resmi diterima sebagai misi Dominika pada bulan Maret 1686.[2]
Sejarah arsitektur
Catatan menyebutkan bahwa pembangunan gereja Ilagan dimulai sekitar tahun 1696 hingga 1700. Pada tahun 1777, Pedro de San Pedro memulai pembangunan menara tempat lonceng bergantung. Menara ini kemudian disaingi oleh Joaquin Sancho pada tahun 1783, tanggal yang tertera pada inset tanah liat yang ditemukan di puncak menara. Gereja ini tercatat mengalami kerusakan parah saat terjadi angin topan pada tahun 1866. Gereja tersebut dirobohkan oleh pastor paroki dengan harapan dapat mendirikan bangunan baru. Struktur gereja yang ada saat ini bukan lagi struktur batu tua yang didirikan pada era Spanyol.[2] Hanya menaranya yang masih utuh.
12Hornedo, Florentino H. (2002). On the Trail of Dominican Engineers, Artists & Saints in the Cagayan Valley & Batanes (Edisi First). Manila, Philippines: University of Santo Tomas Publishing House. hlm.31. ISBN9715061923.