Penjara seumur hidup dengan kemungkinan pembebasan bersyarat setelah 20 tahun Leung Shing-cho: Diringankan menjadi 18 tahun penjara
Kasus pembunuhan Hello Kitty adalah sebuah kasus pembunuhan yang dimulai pada Mei 1999 ketika kepala Fan Man-yee terpenggal dan ditemukan dimasukkan ke dalam boneka Hello Kitty. Fan Man-yee adalah seorang nyonya pemilik klub malam berusia 23 tahun. Saat itu, dia diculik oleh tiga orang geng triad. Ia ditahan di sebuah flat di daerah Tsim Sha Tsui, Kowloon dan disiksa selama lebih dari sebulan sebelum dia meninggal.
Penculikan tersebut bermula ketika Fan diduga mencuri HK$4.000 dari salah satu pria bernama Chan Man-lok. Menurut laporan, Chan memaksa Fan bekerja sebagai pelacur sampai dia membayar uang, ditambah bunga. Bersama Leung Shing-cho dan Leung Wai-lun, Chan menculik Fan dan membawanya ke flat lantai tiga di Granville Road.
Di bawah pengaruh metamfetamin, mereka mulai menyiksa Fan dengan siksaan brutal yang berlarut-larut. Fan disiksa selama hampir sebulan hingga akhirnya mati. Setelah Fan tewas, kepalanya dipenggal dan dimasukkan di boneka Hello Kitty yang besar. Pembunuhan tersebut diliput secara luas di media dan pers Tiongkok. Akibat perbuatannya, ketiga pelaku pun dijatuhi hukuman penjara seumur hidup.[1]
↑The building involved is four stories high, with two units on each floor. The first to second floors are shops and the third to fourth floors are residential buildings. The right unit in the picture is Block A and the left unit is Penthouse B. The murder occurred on the third floor Block B. The building was demolished in 2012 and rebuilt into Soravit on Granville in 2016.