Kastoreum adalah sebuah eksudat kekuningan dari kantung kastor biwara dewasa, yang digunakan bersamaan dengan urin untuk menandai teritori mereka.[1][2]
Biwara dari kedua jenis kelamin memiliki sepasang kantung kastor dan sepasang kantung anal, yang terletak pada dua rongga di bawah kulit yang beraa di antara panggul dan dasar ekor.[3] Kantung ini bukan kelenjar sejati (endokrin atau eksokrin) pada skala seluler, sehingga rujukan struktur ini sebagai kelenjar prepus, kelenjar kastor, atau kelenjar bau tidak tepat.[4]
Kastoreum diekstrak dengan alkohol dari kantung kastor yang dikeringkan dan ditumbuk[5] untuk digunakan sebagai tingtur pada beberapa parfum,[6] dan (meski jarang) sebagai zat aditif pada makanan.[7]
↑Svendsen, G.E., Huntsman, W.D, "A field Assay of Beaver Castoreum and Some of its Components". American Midland Naturalist, Vol. 120, No. 1 (Jul. 1988), pp. 144–149, University of Notre Dame. JSTOR2425894.