Taman Alam Tubbataha, juga dikenal sebagai Taman Alam Karang Tubbataha (Filipino: Bahurang Tubbatahacode: fil is deprecated ), merupakan kawasan lindungFilipina yang terletak di tengah Laut Sulu. Kawasan ini merupakan suaka burung dan laut yang terdiri dari dua atol besar (yang disebut Atol Utara dan Atol Selatan) dengan Karang Jessie Beazley yang lebih kecil, di mana luas totalnya mencapai 97.030 hektar. Taman alam ini terletak di 150 kilometer tenggara Puerto Princesa, ibu kota Palawan.[2] Pulau-pulau dan terumbu karang yang tak berpenghuni ini merupakan bagian dari munisipalitas kepulauan Cagayancillo, yang terletak sekitar 130 kilometer di timur laut terumbu karang tersebut.[2]
Pada bulan Desember 1993, UNESCO mendeklarasikan Taman Alam Karang Tubbataha sebagai Situs Warisan Dunia, mengingat karakteristik unik terumbu karang atol ini dengan kepadatan spesies laut yang sangat tinggi, khususnya di Atol Utara, yang berfungsi sebagai tempat bersarang bagi burung dan penyu laut. Situs ini merupakan contoh terumbu karang murni yang sangat baik dengan dinding tegak lurus setinggi 100 m, laguna yang luas, dan dua pulau karang.[3] Pada tahun 1999, Konvensi Ramsar mendaftarkan Tubbataha sebagai salah satu lahan basah penting internasional.[4] Pada tahun 2008, terumbu karang ini dinominasikan dalam New7Wonders of Nature.[5]
Taman nasional ini dan seluruh kepulauan Filipina merupakan bagian dari Segitiga Terumbu Karang, yang diakui sebagai pusat keanekaragaman hayati laut yang mengandung 75% spesies karang yang telah diidentifikasi dan 40% ikan karang dunia.[6] Kawasan ini berada di bawah ancaman serius akibat penangkapan ikan berlebih dan praktik penangkapan ikan yang merusak.[7] Penelitian para ilmuwan yang telah mengunjungi terumbu karang sejak tahun 1980-an mengungkapkan bahwa Taman Alam Karang Tubbataha memiliki lebih dari 600 spesies ikan, 360 spesies koral, 11 spesies hiu, 13 spesies lumba-lumba dan paus, serta 100 spesies burung. Terumbu karang ini juga berfungsi sebagai tempat bertelur bagi penyu sisik dan penyu hijau.